WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pada Selasa (2/5/2017) merupakan pengumuman lulus tidak lulus hasil Ujian Nasional (UN) anak-anak tingkat SMA dan SMK, untuk SMK 7 Batam sendiri memang sengaja di lakukan pengumuman pada sore hari menjelang magrib.
Ini merupakan perintah dari pihak Dinas pendidikan Kepri, sehingga paling tidak terjadi hal yang tidak di inginkan seperti pawai yang takutnya malah terjadi hal yang tidak diinginkan.
SMK 7 Batam sendiri untuk kelulusan anak muridnya sebanyak 227 orang lulus semua, sempat ada 5 orang yang dinyatakan tidak lulus di suratnya.
Yang cewek sempat menangis karena keterangan tidak lulus dari surat yang di berikan pihak guru, rupanya malahan cewek tersebut ranking 1 di kelasnya.
Tetapi hal itu akhirnya air mata kesedihan berubah menjadi air mata terharu karena lulus, rupanya para guru ngerjain ke 5 muridnya.
Kepala Sekolah SMK 7 Batam, Baharuddin Sitepu, mengatakan, dengan kelulusan ini jangan membuat anak-anak SMK 7 Batam hura-hura di jalan, sekarang inilah setelah kelulusan merupakan perjuangan sebenarnya.
” Jaga nama baik almamater, nama baik keluarga dan nama baik sekolah,” sebutnya.
Selain itu Anak SMK 7 Batam merayakan kelulusannya dengan cara nyumbang uang sekilasnya untuk membeli nasi.
” Kita meminta kepada kawan-kawan dapat menyumbang sekilasnya, agar kita belikan nasi yang nantinya akan di berikan kepada orang-orang di jalan yang tidak mampu,” ungkap Reni Alumi SMK 7 Batam yang baru lulus.
Diterangkannnya, ini merupakan bentuk rasa syukur karena kelulusan, kita juga membagikan rasa kebahagian kepada orang lain.(vero aditya)




























