Home Agama Capres Pilihan Ustadz Abdul Somad Bukan Prabowo, Tapi Seorang Gubernur

Capres Pilihan Ustadz Abdul Somad Bukan Prabowo, Tapi Seorang Gubernur

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Umat Islam harus aktif berpolitik. Itulah pesan penting dari ceramah Ustadz Abdul Somad yang selalu disampaikan ke pada jemaah yang hadir mengikuti kajiannya.

Dan kata kata itu dibuktikan dengan Sang Ustadz Sejuta Viewer Youtube‎ dengan nyata, dirinya mendorong dan mendukung Senior tamatan kuliahnya di Al Azhar Mesir untuk maju di Pilres 2019 mendatang.

Dengan menyatakan dukungan ini, otomatis nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto ‎bukan menjadi pilihan UAS.‎

Ustaz Abdul Somad mendukung TGH Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

WhasApp

TGH Muhammad Zainul Majdi lebih dikenal dengan nama Tuan Guru Bajang. Tuan Guru Bajang sudah dua periode menjadi Gubernur NTB.

Dukungan Abdul Somad terhadap Tuan Guru Bajang terungkap saat acara Kongkow Kekeluargaan, Keorganisasian, dan Kebangsaan, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar Cabang Indonesia.

Ustaz Abdul Somad menyatakan siap mendukung Tuan Guru Bajang pada pilpres mendatang di hadapan para lulusan Universitas Al Azhar.
Ustaz Abdul Somad mengatakan, sering diundang masyarakat ke NTB.

“Saya sampaikan ke masyarakat NTB saya tak perlu datang ke NTB karena suara 6 juta itu sudah di tangan. Yang perlu kita datangi itu, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah. Di sana ada 60 juta suara. Jadi kantong-kantong suara ini kita rebut untuk menuju…,” kata Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan peserta.

“Saya berjanji ke Tuan Guru, saya tak datang ke NTB, namun jadwal saya di 2018 sampai hari ‘H’ mencoblos di 2019, saya akan sampaikan dimana-mana posisi, dimana Tuan Guru yang bisa datang, kita juga mau ke situ. Misalnya, kebetulan jadwal saya di bulan ini di Ambon, Tuan Guru bisa hadir, maka langsung saja. Syukur-syukur pada hari itu, nomor sudah dapat di tangan. apa harus begini, begini,” ungkap Abdul Somad yang langsung disambut tepuk tangan dan luapan kegembiraan para peserta.

“Coba kawan-kawan bayangkan, kita ini pulang, ke tanah air bisa dikelompokkan. Pertama akademisi di kampus. Yang di kampus paling tidak 1 semester menguasai 10 lokal. Itu sudah berapa suara. Kedua kelompok Sofa Marwa. Satu bulan ada tujuh keberangkatan. Itu berapa yang bisa kita masukkan lewat manasik. Ketiga adalah pegawai. Semua Al Quran yang dicetak melalui mereka. Link link ini kita hidupkan lagi,” ujar Abdul Somad.

Tuan Guru Bajang pun menanggapi apa yang disampaikan Abdul Somad.

“Apa yang terucap itu adalah suara hati dan harapan. karena itu menyangkut saya dan besar sekali husnudzan dan yang menyampaikan itu terhadap pribadi saya, saya menyampaikan jazakumullahu khairan katsiran setelah beristighfar pada Allah SWT,” ujarnya.

Lalu apa alasan Ustaz Abdul Somad mendukung Tuan Guru Bajang sebagai calon Presiden RI?
Selain sama-sama lulusan Universitas Al Azhar, Mesir, ada hal lain yang di mata Ustaz Abdul Somad kenapa Tuan Guru Bajang bisa menjadi pemimpin di negeri ini.

Ustaz Abdul Somad adalah adik kelas Tuan Guru Bajang di Universitas Al Azhar, Mesir.

Berikut penuturan Ustaz Abdul Somad tentang Tuan Guru Bajang.

“Ada orang hafal Al Quran tapi tidak Azhari (lulusan Al Azhar). Ada lulusan Al Azhar tap tidak hafal Al Quran. Ada hafal Quran lulus Azhar tapi tidak sampai doktor. Ada doktor hafal Quran tapi tidak Azhar. Ada doktor hafal Quran lulus Azhar tapi hanya sampai ke level akademisi saja tidak punya darah politik. maka ada satu kesempurnaan. Kesempurnaan milik Allah kata orang. Betul. Tapi ada orang-orang yang diberikan Allah SWT lebih dari yang lain.”


“Sama seperti jari kita ini. Ada yang pendek, ada yang panjang. Wajah juga begitu ada yang ganteng, ada yang cantik, ada yang putih ada yang hitam. Kemampuan akal juga begitu. ada IQ sangat tinggi ada sangat rendah.”

“Tapi ini makhluk luar biasa. Diberikan Allah Doktor Al Azhar, hafal Al Quran dan kemudian punya darah politik luar biasa. Siapa dia? kita mengenalnya Tuan Guru Bajang.”

“Bukan memuji-muji tapi menceritakan nikmat Allah SWT. Lalu apa hubungan kami dengan mahluk unik ciptaan Allah ini? sebagai adik kelas, satu almamater, kami amat sangat dimuliakan Allah SWT.”

Menurut Ustaz Abdul Somad, Imam Ahmad bin Hambal mengatakan, seandainya kita punya satu saja doa mustajab, maka pastilah kita akan meminta pemimpin yang adil.

“Kenapa demikian? Kalau kita minta istri solehah, maka kita, anak kita saja yang mendapatkan sakinah, mawaddah, warahmah. Kalau kita mendapatkan anak soleh, kita saja yang senang. Kalau kita memiliki pemimpin yang adil, maka Insha Allah seluruh negeri yang dibawah kekuasaannya ikut merasakannya.”

“Di bidang ekonomi, paling tidak saat ini ada dua bank pembagunan daerah yang lolos konversi jadi bank syariah. Satu adalah Aceh dan NTB. ”


“Itu adalah hasil perjuangan umat Islam dan political will. Umat disadarkan dari bawah lewat khutbah jumat, seminar, lokakarya. Tidak cukup hanya itu. Umat juga harus diikat dari atas dengan kekuasaan.”

Sebagai Gubernur NTB dua periode, Tuan Guru Bajang memang memiliki prestasi mentereng.
Tuan Guru Bajang pernah menerima Lencana Ksatria Bhakti Husada Arutala yang merupakan penghargaan atas jasa-jasanya dalam pembangunan Bidang Kesehatan.

Penghargaan tersebut diserahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur NTB H.M. Zainul Majdi pada peringatan Hari Kesehatan Nasional di Jakarta tahun 2009.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Gubernur NTB karena dinilai memiliki komitmen tinggi terhadap pembangunan bidang kesehatan di daerahnya yang ditunjukkan dengan program revitalisasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puksesmas) dan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin di luar Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Dan masih banyak lagi.

‎Namun, pertanyaannya apakah ada partai Islam akan mencalonkan TGB di posisi Capres 2019. Tapi kalau prediksi TGB diposisikan menjadi calon wakil presiden, peluang itu sepertinya ada. Jadi, mari kita lihat bulan Desember 2018 nanti.

‎Sumber : tbnews/youtube

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O