Home Ekonomi OJK Kepri Catat Kredit Perbankan Tumbuh 4,2 Persen atau Rp 39,3 Triliun

OJK Kepri Catat Kredit Perbankan Tumbuh 4,2 Persen atau Rp 39,3 Triliun

OJK Kepri
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, berkomitmen untuk menjaga stabilitas sistem keuangan, dengan terus mendorong peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan Provinsi Kepulauan Riau.

Selama periode Januari 2018 sampai dengan saat ini, secara umum perkembangan jumlah Bank dan Industri Keuangan Non Bank (lKNB) dinilai positif, Jum’at (01/06/2018)

Yaitu adanya penambahan jaringan kantor, diantaranya, Bank Umum, Perusahaan Pembiayaan, dan Perusahaan Asuransi. Selain itu, di bidang pasar modal terdapat penambahan galeri investasi.

WhasApp

Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Iwan M. Ridwan menyampaikan, untuk itu mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif dari Pemerintah Daerah, Lembaga Jasa Keuangan, dan Masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

” Serta seluruh pihak terkait untuk membantu OJK dalam mewujudkan penyelenggaraan sektor jasa keuangan Kepulauan Riau yang sehat dan bertumbuh,” ujarnya saat buka bersama (30/5/2018) di Resto SSS Batam Centre – Batam.

Secara spesifik perkembangan sektor perbankan (data per Maret 2018,  yoy) Aset Rp 42,48 T tumbuh sebesar 4,97%, Kredit Rp 39,30 T tumbuh sebesar 4,28%, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 51,381 T tumbuh sebesar 7,42%. Sementara Loan To Debt Ratio (LDR) sebesar 76,48%.

Perkembangan di sektor pasar modal, jumlah investor di Provinsi Kepulauan Riau pada Triwulan I 2018, sebesar 14,06% (ytd) menjadi 10.443 investor dari 9.156 investor (Desember 2017).

Dan persentase pertumbuhan terbesar pada Investor surat Berharga Negara (SBN) yaitu 28,59%, dilanjutkan investor saham yang tumbuh 13.07%.

Selanjutnya, komposisi investor di Provinsi Kepulauan Riau 49,90% berinvestasi di saham, 42,86% pada efek Reksadana, dan 7,24% berinvestasi pada efek Surat Berharga Negara.

Sebagian besar Pasar Modal berada di Kota Batam, yaitu sebesar 75,19% investor dengan posisi kepemilikan saham Emiten sebesar Rp710,57 miliar atau 84,36%, dari total kepemilikan saham di Provinsi Kepulauan Riau.

Dari sektor Edukasi dan Perlindungan Konsumen, sampai dengan April 2018, Kantor OJK Kepri, telah mencatat 127 layanan atau menurun dari periode tahun sebelumnya sebanyak 382 layanan pengaduan konsumen dan masyarakat dengan lndustri Jasa Keuangan.

“Pada Mei 2018, terdapat 193 perusahaan yang diduga melawan hukum dibidang penghimpunan dana dari masyarakat dan pengelolaan investasi,” pungkas Kepala OJK Kepulauan Riau.(*)

Tulisan : Andi Pratama

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O