Atlet Angkat Berat Sri Wahyuni Harus Puas Meraih Perak





WARTAKEPRI.co.id – LIFTER putri Korea Utara Ri Song Gum meraih medali emas pada kelas 48 kilogram cabang angkat besi Asian Games 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Senin sore, dengan total angkatan 199 kilogram.

Total angkatan lifter Korea Utara tersebut berasal dari jenis angkatan snatch seberat 87 kilogram dan dari clean and jerk seberat 112 kilogram.

Medali perak diraih lifter tuan rumah Sri Wahyuni dengan total angkatan 195 kilogram dari snatch seberat 88 kg dan clean and jerk seberat 107 kg.

Perunggu menjadi milik lifter Thailand Sukcharoen Thunya dengan total angkatan 189 kg dari snatch seberat 87 kg dan clean and jerk seberat 102 kg.

Lifter Korea Utara Ri Song Gum itu pada jenis angkatan snatch, angkatan terbaiknya seberat 87 kilogram. Pada kesempatan pertama ia berhasil mengangkat barbel seberat 85 kg dan angkatan ke dua 87 kg, namun gagal pada kesempatan ke tiga dengan berat angkatan 90 kg Pada jenis angkatan clean and jerk,dari tiga kali kesempatan mengangkat hanya pada kesempatan pertama berhasil yakni seberat 112 kilogram, dan pada dua kali kesempatan dengan berat 117 kg, semuanya gagal.

Untuk jenis angkatan snatch lifter Indonesia Sri Wahyuni berhasil mengangkat barbel terberatnya yakni 88 kilogram. Dia pada kesempatan pertama berhasil mengangkat barbel seberat 85 kilogram dan pada angkatan kedua seberat 88 kg gagal, namun berhasil diangkat pada kesempatan ke tiga.

Sri Wahyuni sebenarnya bisa mencuri kesempatan jika pada angkatan kedua atau ketiga clean and jerk seberat 112 kg berhasil, namun semuanya gagal.

Lifter Thailand, Sukcharoen Thunya angkatan terberatnya di snatch yakni 87 kg. Pada angkatan pertama sebarat 82 kg dan 85 kg di kesempatan kedua, serta berhasil mengangkat barbel di kesempatan ke tiga seberat 87 kg. Namun pada clean and jerk angkatan terbaiknya seberat 102 kg.

Lifter Indonesia lainnya yang turun pada kelas tersebut yakni Putri Yolanda pada dua kali mengangkat barbel jenis angkatan snatch seberatl 72 kg gagal, namun berhasil pada kesempatan ke tiga yakni dengan berat yang sama yaitu 72 kg dan clean and jerk 90 sehingga total angkatannya hanya 162 kg.

Lifter Sri Lanka Gomas BDH tidak bisa melanjutkan pertandingan karena pada angkatan snatch dengan berat 67 kg, tiga kesempatan mengangkat semuanya gagal, sehingga tidak dilanjutkan untuk jenis clean and jerk.

Sumber : Galamedia.com

Foto      : Istimewa/net



PKP DREAMLAND

DEWAN PERS WARTAKEPRI