WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Dewi Tresna Yunia Sari, 36, meminta klarifikasi atas pemberitaan kematian suaminya, (Alm) Dwi Kurniawan, yang ditemukan tewas tergantung di kamar tidurnya, di sebuah di rumahJl. H. Imam Ismail RT 02 RW 02 Kel. Ranai Darat Kec. Bunguran Timur Kab. Natuna, Rabu, 24 Oktober 2018.
“Umur suami saya 36, bukan 34,” kata Dewi meralat kepada wartakepri.co.id, di ruang kerja Kapolres Natuna, Minggu (28/10/2018).
Dia juga keberatan, dalam berita yang dipublish wartakepri, Kamis (25/10/2018) disebutkan dirinya ada di rumah tempat ditemukanya (Alm) tewas tergantung.
“Saya waktu (peristiwa) itu ada di Pekanbaru,” tegas Dwi.
Dewi datang ke Mapolres Natuna sehubungan dengan kasus kematian suaminya. Dan pada kesempatan itu dia meminta bantuan Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto untuk bertemu wartakepri, untuk kepentingan klarifikasi.
Dewi juga menyatakan sangat keberatan dengan pemberitaan yang menyebut almarhumnya suaminya meninggal karena bunuh diri.
“Polisi kan belum menyimpulkan apa-apa, kenapa media sudah bikin statement bahwa suami saya meninggal karena bunuh diri,” ucap Dewi.
Dewi pun mengaku, kematian suaminya ramai dibicarakan pihak keluarga dan kerabat di Pekanbaru, Riau, dan dia merasa sangat malu karena suaminya disebut-sebut oleh media meninggal karena bunuh diri.
“Apalagi disebut suami saya bunuh diri karena takut dipenjara sebab salah menuliskan alamat administrasi kontrak kerja,” ketus Dewi yang mengenakan rangkap jilbab, warna hitam yang dibalut warna abu-abu.
Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto sendiri mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan sebab-sebab kematian Almarhum Dwi Kurniawan.
“Pihak polisi melalui BidDokkes Polda Kepri telah melakukan otopsi dan hasilnya menunggu rilis resmi. Fakta fakta (yang ditemukan) di tubuh korban, (hal itu nantinya dapat membuktikan) apakah mungkin meninggal wajar atau tidak wajar,” tutur Kapolres di ruang kerjanya, Minggu (28/10/2018).
“Kita akan terus seoptimal mungkin mencari dan menggali fakta fakta untuk bisa menjadikan bukti untuk ungkap kasus tersebut, apakah benar-benar gantung diri atau ada unsur lain di balik itu. Namun semua itu butuh waktu untuk mengungkap,” ucap Kapolres.
Kapolres pun menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP berupa pisau cutter, sprai yang menjadi alat menggantung tubuh almarhum, serta sebuah kursi yang ada di bawah tubuh almarhum tergantung.
Kasat Reskrim Polres Natuna AKP Edy Wiyanto, yang juga turut hadir di ruang kerja Kapolres, juga mengatakan hal kematian almarhum masih dalam penyelidikan.
“Masih dalam penyelidikan, ya, masih penyelidikan,” kata Edy singkat.(*)
Tulisan : Rikirinovsky
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























