Home Berita Utama Inilah Kerja Nyata Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Komitmen Untuk...

Inilah Kerja Nyata Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Komitmen Untuk Natuna

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id , NATUNA-Upaya Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KKP) Susi Pudjiastuti dalam melindungi lautan Indonesia tidak hanya didukung keberaniannya yang besar, tetapi oleh kecerdasannya dalam berkolaborasi semua unsur.

Bentuk rasa Cinta kepada Negeri NATUNA alasan itu nyata terpancar dari derap langka membenahi sektor kelautan.

Tercatat dari jejak digital Wartakepri.co.id yang turut mempublikasikan serangkayan kenjungan kerja diNatuna.

WhasApp

Pertama Menteri Susi datang pada bulan November 2014  hingga kini 2018 tercatat telah 13 kali menapak di Pulau Natuna.

Salah satu usaha beliau perjuangkan  mulai rasakan masyarakat Natuna Adalah dengan berdiri kokoh bangunan Sentra Kelautan Perikanan Tangkap (SKPT) dibangun sejak Agustus 2016 di atas lahan seluas 16,8 hektar (ha).

Dari total luas tersebut, dibangun kios BBM, gedung pengelola bersama, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), pusat perbaikan jaring, mesin dan cadangan, toilet umum, cold storage, pabrik es, air bersih, SPBM, dan jalan selebar 6 meter yang menjadi jalan masuk ke dalam kompleks Selat Lampa serta sarana alat tangkap dan Kapal.

Selasa siang (6/11/2018) Menteri Susi beserta rombongan kembali berkunjung ke Natuna. Rombongan tiba di bandara Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, sekitar pukul 15.00 Wib menggunakan pesawat terbang Susi Air C 208 B.

Rencana Susi beserta rombongan berada di Natuna selama tiga hari, dijadwalkan kembali ke Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Turut mendampingi Susi, diantaranya, ‎Sekjen KKP Nilanto Perbowo, Dirjen PRL Brahmantya SP dan ‎Direktur KAPI Agus Suherman Samuel Coronado.

Kunjungan Kerja Menteri Susi Pudjiastuti sekaligus menyambut para rombongan Kedubes AS yang rencananya akan tiba besok, 7 sampai 8 November 2018.

Kedatangan rombongan Susi disambut Bupati Natuna, H Abdul Hamid Rizal beserta Wakilnya, Ngesti Yuni Suprapti, Komandan Lanud Raden Sadjat didampingi Kolonel Pnb Prasetiya Halim, Komandan Lanal Ranai kolonel laut Harry Setiawan.

Hadir juga, Dandim 0318/NTN Letkol Inf Yusuf Rizal, Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, Wadanyon Komposit 1/GP Kapten Inf Alice Aprianto, Kepala Satker KIPM Natuna, Catur, Dedi PSDKP Natuna,Kadis Pariwisata Natuna, Erson Gempa Afriadi, Kadis Perikanan Natuna, Zakimin.Kepala pelabuhan SKPT selat lampa ,Linggom Tampubolon,Kepala Balai KIPM Tajung Pinang,Felix Lumban tobing.

Agenda Menteri KP, Susi Pudjiastuti bersama rombongan akan melaksanakan rangkayan kegiatan diantaranya, pelatihan terhadap nelayan dan bimbingan teknis.

Dalam bimbingan teknis itu, penangkapan gurita untuk nelayan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang terpusat di Selat Lampa Natuna.

Selain itu, pengenalan kapal perikanan dan panduan singkat pengoperasian mesin kapal.

BERSEMPENA AGENDA KUNKER DUBES AS KE NATUNA

Setalah Menyambut Menteri Kelautan Perikanan. Besok serangkaian kegiatan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Natuna

Terbilang padat karena tamu penting dari Duta Besar AS untuk Indonesia akan kenatuna pasca Kunjungan Bupati Natuna Tempo hari diKantor Duta besar AS di Jakarta.

Selama diNatuna Dubes Donovan,Konsul Juha Salin,Atase Pertahanan Kol Mike Spake beserta Istri Dubes Mrs. Mei Chou Donovan akan di jamu pihak pemerintah daerah.

Selama di Natuna pihak Pemeritah telah persiapkan agenda acara dari melepas anak penyu ke laut natuna utara bersama Bupati Natuna dan menteri Susi dan lanjutkan kekampong Tua Penagi Bersama tokoh Maritim Indonesia Bung Rodhial Huda merupakan Putra Asli Natuna.

Juga tak kalah menarik sang Duta besar akan menyapa para pelajar SMA.

Di sana mereka akan ikut menyaksikan Nonton bareng Film Dokumenter dengan judul A Plastic Ocean” adalah film dokumenter yang telah memenangkan berbagai penghargaan di beberapa ajang.

Tokoh utama dalam film ini bukanlah ikan-ikan ataupun mamalia laut. Bukan itu. Melainkan plastik. Plastik dengan berbagai bentuk akhirnya.

Dari mulai botol air hingga komponen elektronik. Sampah-sampah dari daratan yang didominasi oleh plastik yang notabene sulit terurai mengalir melalui arus sungai-sungai di berbagai belahan dunia, berakhir di lautan luas.

Mengapung bebas, kemudian tenggelam hingga ke dasar laut.

MENTERI SUSI TIBA KE NATUNA DI SAMBUT UNSUR PIMPINAN DAERAH

Berapa waktu lalu Menteri Susi Pudjiastuti mengimbau pemerintah daerah agar membuat peraturan daerah tentang penggunaan sampah plastik.

Menteri Susi mengatakan berapa waktu, adanya perda tersebut akan mengurangi jumlah sampah plastik.

Untuk itu, ucap dia, setiap kepala daerah harus memimpin dengan baik dalam hal pengurangan sampah plastik ini.

“Leadership dari kepala daerah sangat penting. Mudah-mudahan tidak ada lagi got yang bau, aliran sungai yang bau, hitam coklat,” katanya.

Susi Pudjiastuti mengatakan perda ini juga akan mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah ke laut.

Sebab, kata dia, selama ini banyak warga keliru dan beranggapan sampah yang dibuang ke laut tak akan kembali ke pantai. “Laut tidak pernah suka menyimpan sampah. Itu yang membuat kotor laut kita,” ucapnya.

Susi Pudjiastuti juga menuturkan salah satu cara mencegah banyaknya sampah plastik adalah dengan mengurangi penggunaan plastik sehari-hari.

Dia mencontohkan, penggunaan botol minum sekali pakai juga membuat banyaknya sampah plastik yang ada. “Biasakanlah memakai tumblr.

Sedotan juga dikurangi pemakaiannya karena ujung-ujungnya di buang ke laut lagi sampahnya,” tuturnya.(*)

Opini: Riky rinovsky

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O