Home Hukrim Diamankan Imigrasi, DPO 1 Ton Sabu Hazard Sebut Pemesan Kapal Sunrise Glory...

Diamankan Imigrasi, DPO 1 Ton Sabu Hazard Sebut Pemesan Kapal Sunrise Glory Orang Singapura

PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Masih putusan hukuman mati ke tiga terdakwa bagi penyelundup Sabu seberat 1 ton, dan satu pelaku histeris dan tidak terima atas putusan tersebut. kini Polisi berhasil menangkap pihak yang diduga agen kapal yang digunakan membawa sabu tersebut.

Seperti diberitakan dalam sebelumnya kru kapal Sunrise Glory, adalah empat WNA masing-masing Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An, dan Hsieh Lai Fu.

Sedangkan pihak pemilik kapal masih DPO dan, pada Rabu (26/12/2018) polisi menangkap Hazard Rochaizad (57).

WhasApp

DPO ini mengaku sebagai orang yang mencari kapal maupun perekrut kru kapal.

Pencarian kapal oleh Hazard akhirnya jatuh ke kapal MV Sunrise Glory. Ia pun merekrut crew untuk awak kapal tersebut.

Hanya saja, ia berdalih, pesanan kapal dan crew itu atas permintaan warga Singapura yakni Mr Go.

Hazard ditangkap jajaran Sat Narkoba Polda Kepri saat hendak kabur dari Batam melalui Bandara Hang Nadim Batam, Rabu (26/12/2018) seperti dilansir Tribun Batam.

Dalam penjelasan sementara dari Polda Kepri, dalam kasus ini Hazard memang berperan sebagai pemesan Kapal. Ia diminta oleh seorang warga Singapura yakni Mr Go untuk mencari kapal dan satu orang Crew yang akan dikerjakan disana.

Namun Hazard mengaku tidak mengetahui kapal tersebut akan digunakan untuk apa oleh Mr Go.

“Dari pengakuanya dia tidak tahu kalau kapal itu akan digunakan untuk apa. Kita masih terus melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” sebut Direktur Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Yani Sudarsono.

Sebagai broker kapal, tidak lah sulit bagi Hazard untuk mencari kapal. Akhirnya ia memesan Kapal MV Sunrise Glory dan ia menginformasikan kepada Mr Go yang ada di Singapura, sekitar akhir 2017.

Ternyata tidak hanya kapal, Mr Go kemudian meminta Hazard untuk mencarikan satu orang crew kapal. Ia diberi uang imbalan sebanyak 1.500 dolar Singapura oleh Mr Go.

Dari pengakuanya, uang 1.500 dolar Singapura itu masih dibagi, sebanyak 1.000 dolar diberikan kepada Rustam, crew kapal yang ia rekrut sesuai permintaa Mr Go dan 500 dolar sisanya dipakai dirinya.

Selama ini, Hazard ternyata sudah masuk dalam daftar cekal pihak Imigrasi. Hazarpun mengetahuinya. Ia tidak menyangka kalau ditangkap seperti ini.

Pada Rabu. Saat hendak berangkat ke Malaysia, namanya terdata oleh pihak Imigrasi. Akhirnya ia diamankan oleh petugas di Bandara Hang Nadim Batam.

Penakapan MV Sunrise Glory

MV Sunrise Glory yang diamankan KRI Sigurot 864 merupakan kapal yang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) jajaran TNI AL.

Saat diamankan, posisi kapal MV Sunrise Glory di Perairan Selat Philips, dengan kordinat 01.08.722 U/103.48.022 T karena melintas diluar TSS dan masuk perairan indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura.

MV Sunrise Glory digiring ke wilayah perairan Batam, Kepulauan Riau dan selanjutnya sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (8/2/2018) diserah terimakan dengan Lanal Batam, di Dermaga Batuampar, Batam.(*)

Sumber: Tribunnews
Editor: Dedy Suwadha

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O