Home Anambas Aksi Spontan Warga Anambas Ingin Menutup Tower Telkomsel, Dukungan Terus Mengalir

Aksi Spontan Warga Anambas Ingin Menutup Tower Telkomsel, Dukungan Terus Mengalir

PANBIL IMLEK

Aksi Spontan Warga Anambas Ingin Menutup Tower Telkomsel, Dukungan Terus Mengalir

Wartakepri.co.id, Anambas – Aksi spontan segelintir warga pulau Jemaja, Kabupaten Anambas yang protes buruknya jaringan telekomunikasi provider Telkomsel, mendapat dukungan sejumlah warga lainnya.

Mengalirnya dukungan ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah tandan tangan yang tertera di spanduk yang terbentang di dinding gedung Balai Pertemuan Masyarakat Jemaja (BPMJ).

WhasApp

Menurut Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Jemaja, Ustadz Qosim, aksi ini sebagai bentuk protes warga atas buruknya jaringan Telkomsel yang tersedia di Jemaja.

“Tujuannya untuk meminta kepada pihak pemerintah maupun penyedia jaringan telekomunikasi yang berada di Jemaja agar diperbaiki dan ditambah kualitasnya, sehingga para pengguna tidak merasa dibohongi,” kata Qosim, Rabu (20/5) sore.

Qosim sebagai salah satu pelopor aksi ini melanjutkan, rencananya spanduk tersebut akan dibentangkan hingga sepekan setelah lebaran Idul Fitri mendatang.

“Hingga hal yang dilakukan mendapat perhatian dari pemerintah, maupun pihak penyedia, dan kami juga berharap agar aksi pembentangan spanduk ini mendapatkan Rekor Muri,” tambahnya.

Menurut dia, jaringan Telkomsel yang tersedia di Jemaja terbilang unik. Sebab, imbuhnya, jaringan terlihat dan tampil di layar Handphone 4G, namun tidak bisa terkoneksi.

“Jangankan mau buka WhatsApp, nelepon yang menggunakan jaringan 2G atau GSM saja masih juga sulit di Jemaja ini, hal ini yang kami pembohongan publik kepada para pengguna,” ketusnya.

Biasanya, sambung Qosim, jaringan 4G seperti di kota-kota lain, kalau sudah tampil di layar monitor, jaringan 4G itu sudah sangat kuat dan lancar sekali terkoneksi.

“Jadi, jangan sampai kami masyarakat Jemaja ini pergi ramai-ramai tumbangkan tower yang sudah ada itu,” tutupnya.

Sebelumnya, Masyarakat Jemaja meminta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas untuk memperhatikan jaringan provider Telkomsel di wilayah mereka.

Pasalnya, signal jaringan telekomunikasi operator Telkomsel yang saat ini tersedia di pulau tersebut disebut warga belum sepenuhnya maksimal bisa dimanfaatkan.

Karena itu, belasan warga di Kecamatan Jemaja menggelar aksi membentangkan spanduk menuntut pelayanan jaringan telekomunikasi provider ini yang maksimal.

Belasan orang atas nama masyarakat ini membentangkan spanduk dan memasangnya tepat di depan tembok gedung Balai Pertemuan Masyarakat Jemaja (BPMJ), Kelurahan Letung, Jemaja, Anambas, Rabu (20/5).

Aksi ini dipelopori antara lain oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Jemaja, Ustadz Qosim, dan sejumlah tokoh pemuda Kecamatan Jemaja.

Spanduk ini bertuliskan “Yang Bertanda Tangan Dibawah Ini Kami Masyarakat Jemaja (Letung) Menyatakan Merasa Dirugikan Atas Pelayanan Telkomsel Terkait Jaringan Seluler dan Internet Di Jemaja”.

Kemudian, terdapat pula tulisan ”Kami Masyarakat Jemaja Menuntut Janji Pemkab Anambas Atas Kemerdekaan Jaringan Telkomsel di Jemaja”. (rama)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 Imsyakiyah Batam HPN 2026