WARTAKEPRI.CO.ID, KARIMUN – Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Mandri Kartono melaksanakan panen perdana pakcoy dan sawi pahit monaco, Sabtu (21/5/2020). Kegitan tersebut didampingi oleh Ketua Jalasenastri cab 6 korcab IV Ny. Whiesse Mandri Kartono, Pjs. Paspotmar Lanal TBK Lettu Laut (P) Hendriyono, Perwira staf Lanal TBK, dan seluruh personel Lanal TBK, serta anggota Jalasenastri cab 6 korcab IV,
Pada pelaksanaan perdana setelah 21 hari, sebanyak 50 kilogram sawi berhasil dipanen. Kegiatan TERSEBUT dilangsungkan di Mahesa komplek perumahan angkatan laut Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau, dengan mengangkat tema “Ketahanan Pangan Dalam Menghadapi Situasi dan kondisi Covid-19”. Adapun hasil panen tersebut langsung dibagikan kepada seluruh personil Lanal Tbk.
“Kegiatan tersebut dalam rangka menindaklanjuti program ketahanan pangan oleh Pemerintah, untuk itu Lanal TBK turut mengembangkan pola penanaman secara praktis dengan menanam sayuran menggunakan media Hydroponic,” terang Letkol Laut (P) Mandri Kartono kepada Warta Kepri.
Menurut Mandri, dipilihnya media Hydroponic dikarenakan lahan tanam di komplek Lanal TBK sangatlah terbatas untuk menanam pelbagai macam tanaman sayuran hijau.
“Karena media hydroponic dapat dikembangkan sekaligus di modifikasi (susun) bertingkat, dengan menggunakan tabung-tabung paralon, sehingga memudahkan untuk perawatannya,” kata Mandri.
Selain itu tanaman sayur hasil dari hydroponic memiliki keunggulan lebih sehat, karena bebas dari penggunaan pupuk pestisida dan obat-obat penyubur lainnya (bahan kimia), serta memiliki nilai ekonomis.
“Pada tanaman menggunakan media Hydroponic ini dirancang sedemikian rupa, sehingga dapat memberikan contoh serta mengedukasi kepada masyarakat di sekitar komplek Lanal TBK, sekaligus dapat memenuhi kebutuhan sayuran bagi keluarga besar Lanal TBK, dan warga sekitar,” ungkapnya.

Dirinya juga menambahkan, pada tanaman sayuran ini dilakukan untuk kebutuhan pangan, terutama pada saat pandemi Covid-19 ini. Setidaknya mampu menekan pengeluaran biaya (produksi) untuk sayuran, karena hal ini tentunya dapat memanen dari pola penanaman yang lebih unggul, praktis, ekonomis dan juga cepat serta tidak memerlukan lahan yang luas.
“Setelah melakukan panen perdana ini, rencananya kedepan akan dikembangkan untuk pengolahan yang lebih ekonomis lagi. Tentunya disamping untuk dikonsumsi para anggota Lanal TBK dengan memetik hasil tanaman sayuran sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Diharapkan dari kegiatan ini akan tercipta rasa kekeluargaan dan kebersamaan sekaligus menjalin silaturahmi diantara personel Lanal Tanjungbalai Karimun.(*)
Reporter : Aziz Maulana






























