WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pelanggan Bright PLN mengeluh soal melonjaknya pembayaran, membuat Anggota Komisi III DPRD Batam Dandis Rajagukguk geram terhadap management Bright PLN. Pasalnya, banyaknya aduan terkait keluhan masyarakat soal kenaikan tarif listrik.
Menurut Dandis Rajagukguk, Managamen Bright PLN Batam diminta agar transparansi dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Jangan hanya bisa menaikkan tarif listrik saja. Giliran minta data alasannya tentu harus bisa.
“Kalau memang masalah musibah bencana saya rasa masyarakat memahami, akan tetapi persoalannya kenaikan yang sangat tidak masuk akal ini yang membuat kita semua bertanya,”terang Dandis Rajagukguk, Senin (8/6/2020) usai rapat di ruangannya.
Dikatakannya, bright PLN harus memberikan sosialisasi kepada warga yang terdampak atau pelanggan, jangan sampai membebeni, sudah lah wabah Covid-19, malah tagihan listrik melonjak naik.
“Ini yang saya tekankan ke Management Bright PLN Batam agar kiranya memberikan keringanan kepada pelanggan soal pembayaran,”kata Dandis.
Politisi Partai PDI Perjuangan ini berharap secara langsung sekali lagi, kiranya bright PLN Batam agar tranfaransi dalam menyampaikan data kepada masyarakat sebenarnya yang terjadi.
Dandis menjelaskan, adapun point paling penting yakni pertama, tidak ada kenaikan, tidak ada pemutusan kepada pelanggan, dan jika ada kelebihan pembayaran mohon dikembalikan.
“Itu yang paling penting bagaimana dengan kelebihan pembayaran pelanggan harus segera dikembalikan,”tutupnya.
Tulisan:Taufik Chaniago




























