Home Berita Utama Cara Merawat Lampu Hias yang Tepat agar Selalu Mengkilap

Cara Merawat Lampu Hias yang Tepat agar Selalu Mengkilap

Lampu Hias
Lampu hias dengan model Meteor Rain
PANBIL IMLEK

LAMPU hias digunakan untuk memberikan pencahayaan yang baik di dalam ruangan. Selain itu, lampu hias juga digunakan untuk mempercantik sehingga seseorang bisa membuat ruangannya tampak lebih indah. Apalagi jenis lampu hias yang dipilih tepat dan sesuai kebutuhan.

Meski mampu memberikan keindahan pada ruangan, ada kalanya lampu hias justru membuat ruangan jadi terlihat berantakan. Itulah kenapa setelah menempatkan lampu hias di dalam ruangan, seseorang harus merawatnya dengan baik agar tetap terlihat menarik dan estetik.

1. Cek Kotoran pada Lampu Hias
Lampu hias khususnya yang digantung di atap atau bagian atas dari rumah akan mudah sekali mengalami kotor. Apalagi setiap hari lampu hias akan terkena debu yang terbang di udara. Lambat laun kotoran akan menempel dengan sendirinya.

WhasApp

Selanjutnya, bagian atas dari rumah juga mudah sekali digunakan sebagai sarang laba-laba ataupun sarang dari hewan lain seperti cicak. Apabila tidak dicek secara rutin, kemungkinan besar akan mudah kusam seperti terkena kotoran atau ada jaring laba-laba yang banyak debunya.

Paling tidak setiap seminggu sekali Anda harus melakukan pengecekan secara rutin di lampu hias. Pengecekan ini dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya kotoran yang menempel di sana. Apabila kotoran menempel dalam jumlah banyak atau sudah mulai muncul. Segera bersihkan sampai tidak tersisa.

2. Gunakan Cairan Pembersih
Apabila tidak bisa dibersihkan dengan menggunakan tangan atau kain secara langsung. Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih khusus yang digunakan untuk membersihkan kotoran atau debu di permukaan apapun. Cairan ini mudah didapatkan di marketplace seperti Blibli.

Dengan menggunakan cairan pembersih itu bagian permukaan luar dari lampu hias bisa dibersihkan. Saat akan membersihkan pastikan untuk memutus sambungan listrik sehingga tidak akan beresiko menyebabkan Anda terkena setrum.

Setelah dibersihkan dan tidak ada kotoran lagi. Segera lap bagian lampu hias hingga kering. Diamkan terlebih dahulu selama beberapa jam baru hias bisa digunakan lagi. Apabila terlalu cepat digunakan bisa saja cairan masih menempel dan berisiko mengalami korsleting.

3. Cek Kelistrikan
Lampu hias bisa berjalan dengan baik apabila sambungan listriknya tidak mengalami gangguan. Apabila saat dicek lampu hias tidak bisa menyala atau hanya menyala sebagian saja, berarti ada masalah pada kelistrikan atau bohlamnya.

Jika hal itu terjadi, segera lakukan pengecekan. Biasanya lampu hias yang diletakkan di atas sering mengalami masalah pada jaringan listrik karena digigit tikus. Selain itu, ada juga masalah lain seperti terkena air khususnya saat hujan.

Lakukan pengecekan satu persatu sehingga masalah kelistrikan ini bisa segera diatasi. Apabila tidak segera diatasi dan membiarkan saja, kemungkinan besar seluruh bagian dari lampu hias bisa mengalami kerusakan.

4. Ganti Sparepart Jika Ada yang Rusak
Apabila ada bagian dari lampu hias yang mengalami kerusakan khususnya di bohlam, lebih baik segera diganti. Biasanya lampu hias yang di bagian tengahnya terdapat bohlam sering mengalami kerusakan karena masa pakai lampunya cukup tinggi.

Untuk itu selalu sediakan sparepart atau lampu baru untuk menggantinya secara berkala. Apabila memungkinkan, beli lampu membeli secara online di Blibli. Cari toko tempat membeli lampu hias tersebut atau yang hampir sama dan tanyakan sparepart-nya secara langsung.

Apabila menggunakan suku cadang asli dari lampu tersebut. Kemungkinan besar akan cocok sehingga tidak akan ada masalah apabila diganti. Apabila tidak memungkinkan, bisa mengganti dengan lampu lain asalkan spesifikasinya sama.

5. Sesuaikan Penggunaan
Jika ingin memiliki lampu hias yang awet, jangan digunakan secara salah. Lampu hias diciptakan untuk penggunaan indoor dan outdoor. Penggunaan yang berbeda atau tidak tepat akan membuat lampu mudah mengalami kerusakan.

Itulah kenapa jangan sesekali menggunakan lampu yang diciptakan untuk indoor tetapi diletakkan di luar ruangan. Apabila hal itu terjadi maka lampu akan lebih mudah rusak dibandingkan dengan lampu outdoor yang diletakkan di dalam ruangan.

6. Lepas Jika Tidak Dibutuhkan
Lampu hias jenisnya ada banyak mulai dari lampu yang diletakkan di dalam rumah hingga lampu hias yang diletakkan di luar ruangan. Khusus lampu hias yang diletakkan outdoor seperti saat momen 17 Agustus, ada baiknya untuk segera dilepas apabila tidak digunakan lagi.

Lampu hias yang berada diluar ruangan akan mudah terkena panas dan dingin secara bergantian. Hal ini menyebabkan bagian plastik dari lampu hias akan mudah terkikis dan akhirnya rusak dengan sendirinya.

Itulah kenapa apabila sudah tidak digunakan lebih baik dilepas lalu disimpan ke dalam wadah. Dengan begitu, jika tahun depan ada perayaan lagi masih bisa digunakan. Kalaupun ada yang rusak, biasanya hanya beberapa saja.

Merawat lampu hias harus dilakukan secara rutin. Meski demikian, Anda tidak harus membersihkannya setiap saat. Paling tidak lampu hias harus dicek ada atau tidaknya kotoran di sana agar tidak terlalu banyak dan akhirnya sulit dibersihkan.

Apabila sudah mulai ada kotoran bisa langsung dibersihkan. Jangan ditunggu sampai menumpuk dalam jumlah banyak. Akan sangat disayangkan jika lampu hias yang dimiliki jadi kusam dan berantakan. Apalagi harga dari lampu ini cukup mahal. Jadi, rawat dengan baik agar fungsinya tetap bisa dirasakan.(*)

Editor : Dedy Suwadha

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O