Lanal Tarempa Bantu Pencarian dan Evakuasi ABK WN Filipina yang Jatuh ke Laut

694
Danlanal Tarempa bersama ABK CNC Neptune yang ditemukan selamat di perairan Anambas. (Foto: Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tarempa turut serta melakukan pencarian seorang anak buah kapal (ABK) asing yang jatuh di perairan Kepulauan Anambas.

Pencarian dilakukan setelah pihak Lanal Tarempa mendapatkan informasi kejadian tersebut sekitar pukul 09.30 WIB, Rabu (5/1/2022) kemarin.

“Saya langsung memerintahkan jajaran operasional untuk berkoordinasi dengan pihak terkait melaksanakan pencarian dan pertolongan,” kata Komandan Lanal Tarempa, Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, Rabu malam.

Honda Capella

Selain itu, Yovan mengatakan informasi tersebut juga ia laporkan ke komando atas. “Komando atas memerintahkan agar segera aksi melakukan pencarian dan pertolongan,” sambungnya.

Menurut dia, tim gabungan yang melakukan pencarian dan pertolongan berangkat dari Tarempa sekitar pukul 10.00 WIB. Tim terdiri dari Lanal Tarempa, Basarnas Anambas, Polair, Damkar dan BPBD.

“Namun pada saat tim gabungan sedang melaksanakan pencarian, didapat informasi bahwa korban sudah ditemukan,” kata dia.

Dia mengungkapkan korban bernama Gilbert berusia 33 tahun itu ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Desa Sunggak.

“Korban ditemukan oleh saudara Arapik dan rekannya dalam keadaan selamat, dia terombang-ambing mengapung di laut sambil memeluk ember cat,” kata dia.

Penemuan korban selamat ini kemudian dilaporkan ke Pos TNI AL (Posal) Jemaja, dan langsung dibawa ke darat. “Sesampainya didarat, korban diserahkan ke Posal Jemaja,” tambahnya.

Korban yang merupakan warga negara Filipina itu dinyatakan sehat setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh personel medis Posal Jemaja.

Dengan didampingi anggota Posal Jemaja, ABK CNC Neptune rute Singapura-Vietnam itu dibawa ke Tarempa menggunakan MV. Seven Star Island.

“Setelah sampai di Tarempa korban baru ingat dan mengaku bahwa dirinya jatuh karena kehilangan konsentrasi,” bebernya.

Mengingat korban merupakan warga negara asing, Yovan kemudian berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Anambas untuk proses pemulangan ke negara asalnya.

“Korban kita serahkan ke pihak Imigrasi Kabupaten Kepulauan Anambas,” kata dia.

Yovan mengapresiasi tim SAR gabungan beserta masyarakat nelayan yang sigap menanggapi dan menindaklanjuti informasi kecelakaan ini hingga korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat. (rama)

FANINDO