ANAMBAS – Diduga meresahkan Cafe di kawasan Desa Candi Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas, ditutup Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Kamis (13/10/2022).
Kegiatan penutupan Cafe tersebut di dampingi oleh Kepala Desa Candi, bersama rombongan Satpol PP dan Damkar Kepulauan Anambas.
Ada tiga (3) Cafe yang di tutup pengoperasiannya oleh Satpol PP dan Damkar Kepulauan Anambas antaranya adalah, Cafe Rere, Cafe Lutfi, dan Cafe Patah yang sama sama berada di kawasan Kecamatan Palmatak.
Kasatpol PP melalui Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP dan Damkar Kepulauan Anambas, Richart, S.E, mengatakan bahwa penutupan Cafe tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat dan tokoh agama setempat, atas laporan tersebut maka pihaknya langsung turun untuk melakukan penutupan secara persuasif dan literasi kepada pemilik cafe untuk menghentikan pengoperasiannya atau melakukan kegiatan usaha khususnya cafe yang di duga telah meresahkan.
“Kita turun berdasarkan laporan dari masyarakat dan tokoh agama yang ada disini, kemudian laporan tersebut benar adanya bahwa cafe yang pernah kita tutup pada dua tahun yang lalu kembali beroperasi, untuk itu kami pemerintah daerah khususnya pegawai penegak peraturan daerah wajib untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat,”.ucapnya
Setelah mendapatkan penjelasan secara detil oleh petugas, para pemilik cafe bersedia untuk tidak mengoperasikan cafe miliknya, dan pihaknya sepakat bahwa apa bila kedapatan cafe tersebut kembali beroperasi maka pihak Satpol PP dan Damkar Kepulauan Anambas akan melakukan penyegelan dengan police line.
“Alhamdulillah para pemilik cafe bersedia untuk tidak mengoperasikan kembali cafe yang di duga meresahkan, kemudian kita sarankan agar para pemilik cafe mengurus izin usaha di kantor PTSP Kepulauan Anambas, yang harus mereka urus adalah izin badan usaha, izin prinsip, dan izin operasional usaha tempat hiburan dan menjual minuman beralkohol,”. terangnya.
Yang mengejutkan para petugas bahwa ada sekitar dua puluh delapan (28) wanita pekerja di tiga cafe tersebut keluar dari cafe, diketahui bahwa ke dua puluh delapan wanita tersebut berasal dari luar Anambas.
“Kaget kita melihat para pekerja wanita sebanyak 28 orang keluar dari cafe, dan setelah kita data ternyata bukan warga Anambas, tetapi warga luar, kami langsung memberikan pemahaman agar ke 28 wanita tersebut mencari pekerjaan lain yang lebih layak sebagai seorang wanita,” tutupnya.(Rama).
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O



























