Home Nasional Menteri PUPR Minta Jangan “Permalukan” Anies Baswedan yang Salah Baca Data Jalan...

Menteri PUPR Minta Jangan “Permalukan” Anies Baswedan yang Salah Baca Data Jalan di Era Jokowi

Menteri PUPR Basuki
Basuki meminta masalah ini jangan dibuat menjadi polemik. Dia sempat menyebut salah satu media massa yang datanya digunakan oleh Anies akan melakukan perbaikan data.
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Menteri PUPR Basuki Hadimuljono buka suara soal pernyataan bakal calon presiden Anies Baswedan yang membandingkan pembangunan jalan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Anies menilai pembangunan jalan non tol era Jokowi kalah dibandingkan era SBY.

Basuki meminta masalah ini jangan dibuat menjadi polemik. Dia sempat menyebut salah satu media massa yang datanya digunakan oleh Anies akan melakukan perbaikan data.

“Nggak usah berpolemik lah itu. Itu nanti Katadata akan perbaikin,” ujar Basuki ditemui di Gedung KPK, bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/5/2023).

WhasApp

Ketika ditanya apakah Anies salah menafsirkan data, Basuki membenarkan hal tersebut. Basuki juga bilang data yang digunakan Anies sebetulnya benar, hanya saja ada salah tafsir.

“Kelihatannya iya (salah baca data),” kata Basuki singkat sambil melangkah cepat menuju kendaraannya.

“Kalau datanya bagus, datanya betul,” kata Menteri PUPR lagi.

Sebelumnya, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan ada kesalahpahaman dalam memahami data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kasus perbandingan jalan yang dilakukan Anies Baswedan.

“Yang disebut bahwa pembangunan jalan zaman SBY lebih panjang dari zaman Jokowi, itu bukan itu maksud dari BPS itu. Jadi salah interpretasi data BPS,” kata Hedy saat ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (24/5/2023).

Dia menjelaskan BPS menampilkan data berdasarkan status jalan, bukan pembangunan jalan baru. Misalnya jalan nasional yang bertambah ribuan kilometer berasal dari perubahan status jalan dari jalan provinsi.

BACA JUGA Kritik Anies Baswedan Soal Jalan Gratis Jokowi Dijawab oleh Tuan Guru Bajang Zainul Majdi

“Jadi data BPS itu bercerita soal penambahan status, bukan pembangunan jalan. Jadi status kewenangan jalan nasionalnya bertambah sekian belas ribu kilometer itu, itu adalah perubahan status dari jalan provinsi ke jalan nasional. Bukan pembangunan jalan baru,” beber Hedy

“Saya punya jalan provinsi nih, jalannya udah ada, bukan dibangun. Nah di tahun 2000 sekian nanti ada SK (Surat Keputusan) baru, ini jalan provinsi berubah jadi jalan nasional,” tambahnya.

@wartakepri Kritik Anies Baswedan Soal Jalan Gratis Jokowi dan Catatan Tuan Guru Bajang Zainul Majdi Perindo #AniesBaswedan #Jokowi #JalanGratis #TuanGuruBajang #Perindo #PKS #Nasdem #Demokrat #Capres2024 ♬ suara asli – wartakepri.co.id

Sebelumnya, Anies Baswedan mulanya memaparkan pembangunan jalan tol di era Jokowi memang besar bahkan 63% jalan tol di Indonesia dibangun selama 2014 hingga sekarang. Totalnya ada sepanjang 1.569 kilometer, dari total 2.499 kilometer jalan tol yang ada di Indonesia.

Sementara itu jalan nasional yang berhasil dibangun Jokowi menurut data yang dia paparkan hanya sepanjang 19.000 kilometer. Anies membandingkan 10 tahun lalu, di zaman SBY menjabat Presiden, ada sekitar 144.000 kilometer atau 7,5 kali lipat dari jalan yang dibangun Jokowi. (detik)

Google News WartaKepri DPRD BATAM 2025

@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O