Ronaldo Dapat Kartu Kuning Sebelum Cetak Gol di Euro 2024, Portugal Tersandung di Fase Grup

Ronaldo Dapat Kartu Kuning Sebelum Cetak Gol di Euro 2024, Portugal Tersandung di Fase Grup
Di dalam kotak penalti Georgia, baju Ronaldo ditarik pemain Georgia. Bukannya dapat penalti, malah Ronaldo yang dapat kartu kuning (ist)

BATAM – Cristiano Ronaldo tampil sebagai starter dalam duel timnas Portugal vs Georgia di matchday ketiga Grup F Euro 2024, Rabu (26/6/2024). Dalam pertandingan ini, tim juara Piala Eropa 2016 digebuk timnas Georgia 0-2.

Secara mengejutkan, tim asuhan Roberto Martinez tak bisa membalas gol kilat Khvicha Kvaratskhelia dan penalti Georges Mikautadze.

Kehadiran Ronaldo tidak berpengaruh banyak terhadap serangan tim. Veteran berusia 39 tahun itu belum juga memecah telur di Euro 2024 dalam tiga penampilan fase grup.

KPU KEPRI

Saat melawan Georgia, Ronaldo cuma mendapat kans tiga kali menembak, hanya satu di antaranya yang mengarah ke gawang. Selebihnya keburu diblok musuh.

Bukannya cetak gol pertama di Piala Eropa 2024, Ronaldo malah lebih dulu mendapatkan kartu kuning.

Menjelang setengah jam pertandingan, ia terjatuh di kotak penalti saat hendak mengejar bola muntah hasil tepisan kiper Georgia terhadap crossing Francisco Conceicao.

Jersei Ronaldo tampak ditarik paksa oleh Luka Lochosvili. Sembari menunjuk-nunjuk kausnya, CR7 menuntut wasit Sandro Schaerer untuk memberinya tendangan penalti karena merasa dilanggar.

Akan tetapi, Schaerer menolak klaim tersebut. Alih-alih menunjuk titik putih, wasit mencabut kartu kuning bagi bintang Al Nassr atas komplainnya. Tak ada tindakan untuk meninjau ulang dengan VAR.

Situasi itu kelihatannya menjadi faktor pemicu hari kelam Ronaldo. Ketika turun minum, dia masih menyimpan kemarahan kepada wasit atas keputusan kontroversial tersebut.

Saat masuk lorong pemain, CR7 menarik-narik kausnya sembari berkata-kata ke arah Schaerer dan asistennya.
Pada babak kedua Ronaldo tidak kunjung menemukan momen buat mencetak gol. Kesempatan berakhir pada menit ke-66 saat pelatih menariknya untuk digantikan Goncalo Ramos.

Kekecewaan sang kapten berlanjut ketika hendak meninggalkan lapangan permainan. Dia masih mencak-mencak ke arah wasit dan asistennya.

Saat berada di pinggir lapangan, Ronaldo menendang botol minum kecil sebagai tanda luapan kekecewaan. Entah karena itu puncak kekesalan akibat gagal dapat penalti ataupun lantaran keputusan pelatih menariknya keluar.

Untung bagi timnas Portugal, kekalahan disertai aksi tantrum Cristiano Ronaldo tidak berpengaruh terhadap situasi mereka di turnamen.

Selecao das Quinas memang sudah lebih dulu dipastikan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup F.

Hasil ini malah membantu timnas Georgia bikin sejarah masuk fase gugur untuk pertama kalinya dalam momen debut mereka.

Pada perdelapan final, Portugal akan menghadapi Slovenia, tim peringkat ketiga Grup C, Senin (1/7/2024).

Adapun timnas Georgia bersua kandidat kuat juara, Spanyol, yang menjadi satu-satunya peraih rapor sempurna di fase grup. Duel Spanyol vs Georgia digelar di Koeln pada Minggu (30/6/2024).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO