BATAM – Pemilihan Gubernur Kepulauan Riau (Pilgub Kepri) pada tahun 2024 akan menjadi ajang pertarungan menarik antara tiga tokoh besar yang semuanya berasal dari Tanjungpinang.
Ketiga tokoh tersebut adalah Gubernur Kepri petahana, Ansar Ahmad, Wali Kota Batam, HM Rudi, dan Kapolda Kepri, Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah.
Ketiganya merupakan Budak Pinang yang telah mencapai kesuksesan dan kini siap bertarung untuk menjadi pemimpin Kepri.
Ansar Ahmad, politisi senior Golkar, telah meniti karir panjang dalam kepemimpinan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Kepulauan Riau, Bupati Bintan dua periode, Anggota DPR RI, dan saat ini sebagai Gubernur Kepri.
Ansar adalah anak keempat dari lima bersaudara pasangan Abdul Ahad dan Ijah. Ayahnya meninggal dunia saat Ansar berusia dua tahun, dan ibunya yang berjuang membesarkan kelima anaknya.
Ansar lahir di Kijang, Kabupaten Bintan tahun 1964. Meskipun lahir di Kijang, sejak SMP pada tahun 1984, Ansar sudah mengenyam pendidikan di Tanjungpinang dan menetap hingga saat ini di Jalan Peralatan Kota Tanjungpinang.
HM Rudi, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Kepri, juga merupakan Budak Pinang. Lahir di Tanjungpinang tahun 1963, Rudi menempuh pendidikan dasar hingga SMA di kota tersebut.
Sebelum terjun ke dunia politik, Rudi merupakan anggota kepolisian. Ia mengundurkan diri pada tahun 2004 dan memulai karier politik dengan terpilih pada tahun 2009 sebagai anggota DPRD Kota Batam dari Partai Kebangkitan Bangsa.
Pada tahun 2011, Muhammad Rudi terpilih sebagai Wakil Wali Kota Batam selama dua periode, dan menjabat Wali Kota Batam dua periode hingga sekarang.
Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Kapolda Kepri, adalah Perwira Tinggi Polri kelahiran Tanjungpinang tahun 1967. Yan Fitri, lulusan Akpol 1989, memiliki pengalaman dalam bidang Reserse.
Jabatan terakhirnya adalah Kepala Penyusunan, Dokumentasi, dan Informasi Hukum Divisi Hukum Mabes Polri. Pada tahun 1998, Yan Fitri pernah menjabat Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, dan dua kali mengemban tugas sebagai Wakapolda Kepri.
Menjelang Pilgub Kepri pada 27 November mendatang, ketiganya semakin kuat menjadi calon kepala daerah Kepri.
Meskipun mereka lahir dan besar di Tanjungpinang, untuk memenangkan suara pemilih, Ansar, Rudi, dan Yan harus beradu program di lumbung suara terbesar, yaitu di Kota Batam. (*)





























