
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun merilis capaian kinerja spektakuler sepanjang tahun 2025.
Tidak hanya menunjukkan ketegasan dalam penindakan hukum, tetapi juga keberhasilan signifikan dalam menyelamatkan dan memulihkan kerugian keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah.
Kepala Kejaksaan Negeri Karimun, Denny Wicaksono, memaparkan data yang menjadi kabar baik bagi masyarakat Bumi Berazam, terkait komitmen penegakan hukum dan pengembalian aset negara.
Dana ratusan miliar rupiah kembali ke kas negara
Sorotan utama datang dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Bidang ini berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara senilai fantastis, yaitu lebih dari Rp 342 miliar dan 1,7 juta Dolar Singapura.
“Tidak hanya itu, Bidang Datun juga berkontribusi dalam pemulihan keuangan negara sekitar Rp 694 juta melalui delapan Surat Kuasa Khusus (SKK),” terang Denny, Rabu, 10 Desember 2025.
“Artinya, dana besar ini berpotensi kembali digunakan untuk pembangunan dan kepentingan publik di Karimun,” tambah Denny.
Dalam Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Kajari menegaskan dalam pemberantasan korupsi dengan penetapan tersangka untuk empat kasus korupsi besar.
“Korupsi Dermaga Islamic Centre, korupsi Desa Sugie, korupsi Desa Prayun hingga korupsi KPU Karimun,” beber Denny.
Dari kasus-kasus tersebut, kata Denny, Bidang Pidsus juga berhasil memulihkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 1miliar lebih, di samping penerimaan denda sebesar Rp 50 juta.
Di Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum), Kejari Karimun menuntaskan 192 perkara dengan 173 perkara telah dieksekusi.
“Yang paling menonjol adalah tuntutan hukuman mati yang diajukan untuk 9 orang tersangka dalam kasus-kasus serius, terutama narkotika dan pembunuhan berencana,” paparnya.
Menurutnya, ini merupakan sinyal kuat bahwa Karimun tidak akan mentolerir kejahatan berat.
Penerimaan negara bukan pajak lebih dari Rp 6,9 miliar
Capaian penting lainnya datang dari Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan.
Bidang ini telah berkontribusi signifikan pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan total sekitar Rp 6,9 miliar lebih.
“Kontribusi ini berasal dari hasil lelang, penjualan langsung, uang rampasan dan uang pengganti. Selama setahun, telah dilaksanakan 95 pengembalian barang bukti dan 10 kegiatan lelang dan penjualan langsung,” pungkasnya.
Denny menegaskan bahwa, bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia 2025, Kejari Karimun tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga pada pencegahan melalui pendampingan hukum.
“Penyelamatan ratusan miliar rupiah menjamin dana tersebut tidak disalahgunakan dan dapat dialokasikan kembali untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, penindakan tegas terhadap koruptor dan pelaku kejahatan berat memberikan rasa aman dan keadilan bagi seluruh warga Karimun.
“Upaya pencegahan dan pendampingan hukum menunjukkan komitmen Kejaksaan untuk melayani dan mengedukasi masyarakat agar terhindar dari masalah hukum,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis Maulana
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O
























