Home Berita Utama Warna-Warni Imlek di Klenteng Ngo Hu Niu Niu Karimun, Ritual Suci Hingga...

Warna-Warni Imlek di Klenteng Ngo Hu Niu Niu Karimun, Ritual Suci Hingga Pesta Budaya

Perayaan Tahun Baru Imlek di Klenteng Ngo Hu Niu Niu Yayasan
Perayaan Tahun Baru Imlek di Klenteng Ngo Hu Niu Niu Yayasan Dewi Sakti Semesta yang berlokasi di Kamkong, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Tanjungbalai Karimun, tidak hanya menjadi momen ibadah umat Tionghoa, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan lintas suku dan agama di Kabupaten Karimun.(Foto: Junizar)
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Perayaan Tahun Baru Imlek di Klenteng Ngo Hu Niu Niu Yayasan Dewi Sakti Semesta yang berlokasi di Kamkong, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Tanjungbalai Karimun, tidak hanya menjadi momen ibadah umat Tionghoa, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan lintas suku dan agama di Kabupaten Karimun.

Setiap tahunnya, klenteng ini tampil semarak dengan hiasan lampu dan ornamen khas Tionghoa yang menarik perhatian masyarakat.

Suasana tersebut menjadikan klenteng sebagai salah satu destinasi yang ramai dikunjungi warga saat perayaan Imlek.

WhasApp

Pengurus klenteng, Wenjie Chue, menjelaskan, peringatan Imlek dan hari ulang tahun yayasan selalu diisi dengan kegiatan sosial dan hiburan terbuka untuk umum.

“Kami ingin perayaan Tahun Kuda Api ini membawa manfaat bagi masyarakat luas. Selain ibadah, kami juga mengadakan hiburan budaya dan bakti sosial tanpa membedakan suku, agama, ras maupun adat,” ujar Wenjie, Minggu (15/2/2026), petang.

Pada perayaan Imlek tahun ini, kata Wenjie, pengurus menyediakan bazar kuliner gratis yang melibatkan sekitar 70 pelaku UMKM di bidang makanan dan minuman.

“Kegiatan tersebut didukung oleh para donatur dan sponsor,” katanya.

Bazar kuliner sendiri kata Wenjie digelar pada hari pertama Imlek mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Selain itu, masyarakat juga dapat menyaksikan pertunjukan barongsai, atraksi seni budaya Tionghoa serta hiburan musik yang berlangsung sejak malam pergantian tahun hingga rangkaian perayaan Imlek.

“Kegiatan ini tidak hanya menggerakkan sektor ekonomi melalui keterlibatan UMKM, tetapi juga menjadi wadah pelestarian budaya dan penguatan toleransi antarumat beragama,” pungkasnya.

“Apresiasi atas kontribusi sosial dan budaya tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Karimun yang memasukkan peringatan ulang tahun Yayasan Dewi Sakti Semesta Klenteng Ngo Hu Niu Niu ke dalam kalender event resmi tahun 2026,” tambah Wenjie.

Melalui perayaan yang penuh semangat dan kebersamaan ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, kepedulian sosial serta harapan akan keberkahan dan kemajuan bersama terus terjaga di tengah masyarakat Bumi Berazam.

“Di Tahun Baru Imlek, memasuki Tahun Kuda, semoga kita semua diberikan kesehatan, kelancaran dan semangat yang tak pernah padam,” ungkapnya.

Kuda sendiri masih kata Wenjie, melambangkan ketekunan, kecepatan dan daya juang.

“Berani, berlari kuat demi mencapai kehidupan yang lebih baik, semoga kita pun tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan. Di tahun ini usaha semakin maju, rezeki semakin lancar dan keluarga selalu dilimpahi kebahagiaan serta keberkahan,” imbuhnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri Imsyakiyah Batam HPN 2026