
BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat budaya inovasi di lingkungan birokrasi melalui gelaran Batam Innovation Award (BIA) 2026. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah saat membuka sosialisasi BIA 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem inovasi daerah yang lebih progresif, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. BIA 2026 tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah strategis untuk melahirkan solusi kreatif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dalam pemaparannya, Firmansyah mengungkapkan bahwa tren inovasi di Kota Batam terus mengalami peningkatan signifikan setiap tahun. Hingga 2025, ratusan inovasi telah lahir dari berbagai sektor, menunjukkan semakin kuatnya semangat berinovasi di lingkungan pemerintahan.
Ia menegaskan, inovasi kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar pelayanan publik tetap relevan di tengah dinamika masyarakat. Menurutnya, pendekatan kerja konvensional tidak lagi cukup untuk menghasilkan pelayanan yang cepat, cerdas, dan berdampak.
Selain itu, kualitas pelayanan publik disebut memiliki keterkaitan erat dengan kekuatan fiskal daerah. Pelayanan yang baik diyakini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan asli daerah secara berkelanjutan.
Firmansyah juga mengajak seluruh perangkat daerah, UPTD, kelurahan, hingga satuan pendidikan untuk aktif berpartisipasi sekaligus menjadi motor penggerak perubahan. Ia menekankan bahwa setiap inovasi merupakan investasi penting bagi masa depan Batam.
BIA 2026 menghadirkan berbagai kategori inovasi, baik digital maupun non-digital, dengan melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan pendidikan. Rangkaian kegiatan dimulai dari tahap sosialisasi, pendaftaran, seleksi, hingga penganugerahan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Melalui ajang ini, Pemko Batam berharap lahir inovasi-inovasi unggulan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, seperti peningkatan efisiensi layanan, kualitas hidup, serta daya saing daerah.
Dengan semangat kolaborasi, Batam terus melangkah menuju kota yang tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu bertransformasi secara berkelanjutan melalui inovasi lintas sektor. (*)




























