
PEKANBARU – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, terus mendorong tumbuhnya industri kreatif di berbagai daerah melalui penyelenggaraan festival rakyat yang melibatkan pelaku seni, komunitas, dan UMKM lokal.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui gelaran **RANS Carnival** di Kota Pekanbaru, Riau. Festival yang berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Riau itu menghadirkan beragam hiburan, wahana permainan, pertunjukan seni, hingga bazar UMKM yang terbuka untuk masyarakat.
Raffi Ahmad mengatakan, RANS Carnival tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk berkarya.
“RANS Carnival ini membuat kegiatan keliling Indonesia untuk mengangkat semuanya. Ada hiburan untuk masyarakat dan ruang bagi para pelaku UMKM,” ujar Raffi Ahmad saat menghadiri acara di Pekanbaru, Sabtu (6/6/2026).
Menurut Raffi, konsep festival dirancang agar dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat secara terbuka dan gratis. Selain menghadirkan hiburan berkualitas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Ia menilai keterlibatan pemerintah, komunitas, pekerja seni, dan pelaku usaha dalam satu kegiatan menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa. Jadi, kita ingin masyarakat dapat terhibur dan bahagia dengan adanya RANS Carnival di Pekanbaru,” katanya.
Dorong Ruang Kreatif untuk Generasi Muda
RANS Carnival menghadirkan berbagai pertunjukan musik, seni pertunjukan, area permainan keluarga, serta sejumlah aktivitas interaktif yang dirancang untuk menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari berturut-turut dengan menghadirkan sejumlah penampilan spesial dan berbagai wahana hiburan yang dapat dinikmati secara gratis.
“Dua hari berturut-turut ini sudah disiapkan berbagai penampilan yang luar biasa, wahana permainan, dan bazar UMKM. Silakan datang ke sini, karena bisa menikmati hiburan gratis,” ungkap Raffi.
Kehadiran festival tersebut juga dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem industri kreatif di Riau. Selain melibatkan pelaku UMKM, kegiatan ini turut memberi ruang bagi komunitas kreatif dan pekerja seni lokal untuk menampilkan karya mereka di panggung yang lebih luas.
Band dan Musisi Lokal Turut Unjuk Gigi
Tidak hanya menghadirkan hiburan dari skala nasional, RANS Carnival juga menggandeng sejumlah band dan musisi lokal Riau untuk tampil di hadapan ribuan pengunjung.
Keterlibatan seniman daerah tersebut diharapkan mampu memperluas promosi karya lokal sekaligus memberikan pengalaman tampil di panggung yang lebih besar.
Salah seorang penyanyi asal Pekanbaru, Dini Erianti, mengaku senang dapat menjadi bagian dari festival tersebut. Bersama grup musik Dirayu Music, ia tampil menghibur pengunjung dan merasakan langsung manfaat dari kolaborasi yang dibangun melalui RANS Carnival.
“Saya tadi tampil bersama Dirayu Music. Senang sekali bisa manggung di RANS Carnival ini. Acara seperti ini sangat membantu pekerja seni lokal untuk lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dini, kegiatan tersebut menunjukkan bagaimana sinergi antara dunia hiburan, pemerintah, dan pelaku usaha dapat menciptakan ruang positif bagi generasi muda untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi kreatif mereka.
Melalui RANS Carnival, Pekanbaru tidak hanya mendapatkan suguhan hiburan rakyat yang meriah, tetapi juga momentum untuk memperkuat industri kreatif daerah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang baru bagi para pelaku seni dan UMKM lokal. (*)
Sumber MCRiau




























