ADVERTORIAL
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Fraksi Partai NasDem DPRD Karimun, terus mendorong pembangunan infrastruktur transportasi di Pulau Buru dengan memperjuangkan kawasan tersebut masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP).
Upaya tersebut diawali dengan penyampaian usulan pembangunan pelabuhan oleh Fraksi NasDem DPRD Karimun kepada Ketua DPD NasDem Karimun yang juga anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Jusrizal.
Usulan tersebut kemudian diteruskan kepada anggota Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kepri, Muhammad Musofa.
Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Karimun, Eri Janurddin, mengatakan, perjuangan tersebut membuahkan hasil setelah usulan pembangunan pelabuhan di Pulau Buru mendapat persetujuan dalam rapat Pansus RTRW DPRD Provinsi Kepri dan resmi masuk dalam Rencana Induk Pelabuhan.

“Alhamdulillah, usulan yang kami sampaikan telah mendapat persetujuan dalam rapat Pansus RTRW DPRD Provinsi Kepri beberapa hari lalu dan kini masuk ke dalam Rencana Induk Pelabuhan (RIP),” ujar Eri, Minggu (21/6/2026).
Menurut Eri, keberadaan pelabuhan kapal Ro-Ro di Pulau Buru sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Pelabuhan tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar arus barang maupun penumpang,” katanya.
Ia menjelaskan, Pulau Buru saat ini memiliki potensi besar untuk terhubung dengan berbagai daerah di Kepulauan Riau, seperti Tanjungpinang, Batam, Karimun, Kundur hingga Buton melalui layanan kapal Ro-Ro.
“Jika Pulau Buru sudah memiliki pelabuhan, konektivitas dengan berbagai daerah akan semakin terbuka. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat dan memberikan peluang yang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Eri menuturkan, masuknya Pulau Buru ke dalam Rencana Induk Pelabuhan menjadi langkah strategis karena membuka peluang dukungan pembangunan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Setelah masuk dalam RIP, selanjutnya Kementerian Perhubungan dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan tersebut,” pungkasnya.
Masuknya Pulau Buru ke dalam Rencana Induk Pelabuhan tersebut kata Eri diharapkan menjadi awal percepatan pembangunan infrastruktur transportasi laut yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Buru dan sekitarnya,” pungkasnya.(ADVERTORIAL)
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























