
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Respons cepat ditunjukkan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mulia Karimun dalam menangani kebocoran pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Baran 1, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, Rabu (21/10/2026).
Dalam waktu kurang dari delapan jam, tim teknis Perumda Tirta Mulia Karimun berhasil menuntaskan perbaikan pipa yang bocor.
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, pendistribusian air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah Kecamatan Meral kembali normal.
Sebelumnya, kebocoran pipa JDU tersebut sempat menyebabkan gangguan distribusi air bersih sehingga pelanggan harus mengalami penghentian pasokan untuk sementara waktu.
Direktur Perumda Tirta Mulia Karimun, Ferry Kurniawan, menerangkan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan mengenai kebocoran tersebut.
Tim teknis segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan.
“Mendapati laporan, tim langsung turun ke titik lokasi dan langsung melaksanakan pekerjaan perbaikan pipa,” ungkap Ferry.
Ferry menjelaskan, saat ini Perumda Tirta Mulia Karimun terus berfokus melakukan berbagai perbaikan dan pemeliharaan jaringan guna meningkatkan kualitas pelayanan serta memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan berjalan lebih optimal.
“Penanganan gangguan jaringan menjadi salah satu upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran pasokan air bersih bagi masyarakat,” tegasnya.
Meski demikian, Ferry menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan apabila pekerjaan perbaikan maupun pemeliharaan jaringan ke depan kembali berdampak pada penghentian distribusi air untuk sementara waktu.
“Kami juga menyampaikan permohonan maaf jika ke depan aktivitas perbaikan dan perawatan yang kami laksanakan menyebabkan terhentinya pendistribusian air bersih ke pelanggan untuk sementara waktu,” tuturnya.
Respons cepat dalam menangani kebocoran pipa tersebut mendapat apresiasi dari pelanggan.
Amir, salah seorang pelanggan Perumda Tirta Mulia Karimun yang berdomisili di Baran 3, Kelurahan Meral Kota, menilai kecepatan penanganan gangguan sangat penting agar masyarakat tidak terlalu lama mengalami pemadaman air.
“Kami apresiasi langkah cepat perbaikan pipa ini. Ini yang kami harapkan, gerak cepat sehingga pemadaman air tidak berlangsung lama,” ujar Amir.
Keberhasilan menyelesaikan perbaikan dalam waktu kurang dari delapan jam kata Amir menjadi langkah positif dalam menjaga keandalan layanan air bersih di Kabupaten Karimun.
“Ke depan, pelanggan berharap respons cepat serupa terus dipertahankan, disertai pemeliharaan jaringan secara berkala agar gangguan distribusi air dapat diminimalkan dan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























