WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
cabang Natuna masih terus memproses penyaluran kartu KIS untuk wilayah Natuna. Dari 74 ribu penduduk di Natuna telah disalurkan 8 ribu kartu KIS.
cabang Natuna masih terus memproses penyaluran kartu KIS untuk wilayah Natuna. Dari 74 ribu penduduk di Natuna telah disalurkan 8 ribu kartu KIS.
” Tercatat saat ini total tersalur untuk kartu KIS, ada 8 ribu penduduk, tersebar 15 di kecamatan Natuna,”ungkap Muhamad Denni Kepala KCP BPJS Naker Natuna menjawab wartakepri.co.id (5/9/2016).
Jelaskan bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini perluasan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di jalankan oleh BPJS kesehatan, jadi jika ada sebuah keluarga pemegang kartu KIS dia sudah termasuk peserta BPJS kesehatan termasuk anak anaknya.
KIS ini ditujukan bagi masyarakat yang tidak mampu yang seharusnya masuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam BPJS kesehatan namun belum ter jangkau, KIS ini memiliki kelebihan, yaitu bisa menanggung penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
“Data penerima kartu KIS kita peroleh dari data Jamkesmas Natuna yang lama, nama penerima kartu sudah melalui persetujuan verifikasi dari Kemenkes pusat,”terangnya.
Pihak BPJS Natuna telah sosialisasi ke masyarakat melalui radio terkait penyaluran kartu KIS, Ada 3 tahapan dalam penyaluran pendistribusian kartu KIS lanjut Denni, Tahapan pertama di laksanakan oleh dinas kesehatan kurang lebih 1500 an kartu,
Selanjutnya, Tahap ke dua dan ke tiga dilakukan oleh Pihak jasa pengiriman barang, yakni JNE kurang lebih sekitaran 2500 kartu udah di distribusikan .Itu semua di tahun 2015.
Sedangkan tahun 2016 dilakukan oleh dinas kesehatan natuna, ada sekitaran 83 kartu.
Bagi peserta jamkesmas belum mendapatkan kartu KIS ,masih bisa menggunakan kartu jamkesmas mereka untuk berobat, tuturnya.
Jelaskan bahwa Kartu Indonesia Sehat (KIS) ini perluasan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang di jalankan oleh BPJS kesehatan, jadi jika ada sebuah keluarga pemegang kartu KIS dia sudah termasuk peserta BPJS kesehatan termasuk anak anaknya.
KIS ini ditujukan bagi masyarakat yang tidak mampu yang seharusnya masuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dalam BPJS kesehatan namun belum ter jangkau, KIS ini memiliki kelebihan, yaitu bisa menanggung penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
“Data penerima kartu KIS kita peroleh dari data Jamkesmas Natuna yang lama, nama penerima kartu sudah melalui persetujuan verifikasi dari Kemenkes pusat,”terangnya.
Pihak BPJS Natuna telah sosialisasi ke masyarakat melalui radio terkait penyaluran kartu KIS, Ada 3 tahapan dalam penyaluran pendistribusian kartu KIS lanjut Denni, Tahapan pertama di laksanakan oleh dinas kesehatan kurang lebih 1500 an kartu,
Selanjutnya, Tahap ke dua dan ke tiga dilakukan oleh Pihak jasa pengiriman barang, yakni JNE kurang lebih sekitaran 2500 kartu udah di distribusikan .Itu semua di tahun 2015.
Sedangkan tahun 2016 dilakukan oleh dinas kesehatan natuna, ada sekitaran 83 kartu.
Bagi peserta jamkesmas belum mendapatkan kartu KIS ,masih bisa menggunakan kartu jamkesmas mereka untuk berobat, tuturnya.
“Insya alah dalam pertengahan bulan oktober akan dilanjutkan lagi pendistribusian kartu KIS.”
Untuk pen distribusi berjalan lancar ,Tidak ada kendala berarti dalam menyalurkan kartu KIS ini.
Kalau masalah kriteria penerima kartu KIS itu Kami BPJS Kesehatan tidak berwenang menentukan kriteria siapa yang menerima kartu KIS ini namun masyarakat menerima adalah warga tidak mampu datanya dari peroleh dari Dinsos Natuna.
Sedangkan Jumlah peserta terdaftar di BPJS untuk kesehatan Natuna sampai saat ini tercatat 21 ribu orang, data ini termasuk Termasuk PNS dan TNI/Polri Natuna.
Ia menegaskan, tujuan utama BPJS adalah berkoordinasi dengan para pimpinan perusahaan, pemilik usaha dan pimpinan daerah guna menjalankan fungsi layanannya terhadap masyarakat Natuna.
Diharapkan tidak ada lagi pekerja di Natuna yang bekerja tanpa jaminan sosial.
BPJS Natuna menurutnya, terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Natuna terkait kesadaran akan jaminan sosial dan kesehatan. Pungkas Denni.(rikyrinovs)
“Insya alah dalam pertengahan bulan oktober akan dilanjutkan lagi pendistribusian kartu KIS.”
Untuk pen distribusi berjalan lancar ,Tidak ada kendala berarti dalam menyalurkan kartu KIS ini.
Kalau masalah kriteria penerima kartu KIS itu Kami BPJS Kesehatan tidak berwenang menentukan kriteria siapa yang menerima kartu KIS ini namun masyarakat menerima adalah warga tidak mampu datanya dari peroleh dari Dinsos Natuna.
Sedangkan Jumlah peserta terdaftar di BPJS untuk kesehatan Natuna sampai saat ini tercatat 21 ribu orang, data ini termasuk Termasuk PNS dan TNI/Polri Natuna.
Ia menegaskan, tujuan utama BPJS adalah berkoordinasi dengan para pimpinan perusahaan, pemilik usaha dan pimpinan daerah guna menjalankan fungsi layanannya terhadap masyarakat Natuna.
Diharapkan tidak ada lagi pekerja di Natuna yang bekerja tanpa jaminan sosial.
BPJS Natuna menurutnya, terus berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat di Natuna terkait kesadaran akan jaminan sosial dan kesehatan. Pungkas Denni.(rikyrinovs)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O


























