BATAM – Acara Groundbreaking Ceremony Pembangunan Pipa Gas dari West Natuna Transportation System (WNTS) ke Pulau Pemping Batam, Selasa 10 Februari 2026 berlangsung suksesnya. Selama acara, terungkap kalau proyek ini tertunda hingga 10 tahun karena ada guyonan “Ada Setannya” dan berhasil dilanjutkan tahun 2025-2026.
Direktur Utama PLN Energy Primer Indonesia, Rahmat Dewanto menyampaikan keberadaan proyek WNTS ini bernilai investasi 1 triliun rupiah. Proyek penting ini akan menambah pasokan gas bumi ke Batam dari Natuna.
” Jika selama ini gas dari Natuna langsung ke Singapura, maka setelah 2027 gas juga dialirkan ke pipa gas di Pemping, ” kata Rahmat Dewanto.
Dijelaskan juga nilai kontrak gas yang disalurkan 111BBTUD periode mulai 1 Juni 2027 sampai 15 Januari 2037.
” Energi kembali ke Indonesia,” slogan yang disiarkan selama acara Groundbreaking Ceremony.
Sementara itu Hugo Tangara, Dirut PT Timas Suplindo menyampaikan proyek ini sangat strategis bagi Timas selaku kontraktor yang mendapatkan target selesai pada Juli 2026.
” Project ini memasuki pemasangan Pipa dari WNTS ke Pulau Pemping. Ini proyek cepat dan minta semua pihak mendukung, terutama akan Sementara terganggu masyarakat sekitar Pulau Pemping.
Rizal Calvary Marimbo Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN menyampaikan proyek Pipa WNTS ke Pulau Pemping optimis bisa berjalan setelah 10 tahun terhenti. Menteri ESDM menujuk PLN EPI yang mengerjakannya.
” Ada saja setan setan yang menghalangi proyek ini. Karena 10 tahun tertunda makan jalan lagi dengan ditunjukkan PLN EPI yang menangani. Dan bersyukur hingga hari ini proyek sudah selesai 72 persen,” kata Rizal dengan semangatnya.
Bagi PLN, proyek WNTS akan menjadi cadangan suplai gas lancar untuk Pulau Batam. Proyek ini juga pelaksanaan transisi energi dari energi gelap ke energi putih.
Sementara itu Amsakar Achmad Wali Kota Batam dalam sambutannya membenarkan 10 tahun proyek ini. Apa kendala telah terselesaikan karena ini termasuk Asta Cita Presiden Prabowo dibidang energi.
” Jika selama ini gas langsung ke Singapura, maka setelah ini selesai gas masuk ke Indonesia. Inilah wujud dari asta Cita bidang energi yang dicanangkan Presiden Prabowo,” kata Amsakar.
Adapun hal penting dari proyek WNTS ini ada tiga. Diantaranya yang Pertama pertumbuhan kelistrikan Batam capai 15 persen setiap tahun. Artinya butuh banyak gas untuk hasilkan listrik. Kedua di Batam sedang defisit gas 25 BBTUD, qaka kebutuhan gas dari Pemping nanti akan jadi solusi.
” Ketiga disampaikan ke presiden kita kota Batam ditarget dapat tumbuh ekonomin 9.5 samapai 10 persen dan penopang ekonomi nasional.Saya harap proyek ini jalan maka pasokan energi di Batam tidak defisit lagi,” tutup Amsakar.
Adapun apa wujud dari setan itu, Kepala SKK Migas Joko menyampaikan bahwa benar dimulai 10 tahun lalu, kita bikin kontrak dengan West natuna. Tapi terkendala penyambungan Pipa dari Singapura ke Batam.
“Setannya itu adalah ketakutan dan dana pembangunan yang cukup besar. Setan kedua harga jual gas nanti apakah akan menutupi nilai proyek WNTS ini,” tutup Joko Siswanto.
Tulisan Dedy Suwadha
@wartakepri Berita TikTok – Setelah 10 Tahun Penantian, Pipa Gas dari West Natuna akan Tersambung ke Pulau Pemping Batam 2026 #wartakepritv #batam #kepri #beritaterkini #westnatuna #pulaupemping #pipagas #pln #plnepi ♬ original sound – WARTAKEPRI TV
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O

























