Home Batam Polda Kepri: Warga NTB Atas Nama Kasi DPO Kapal TKI Tenggelam di...

Polda Kepri: Warga NTB Atas Nama Kasi DPO Kapal TKI Tenggelam di Mersing Malaysia

Kapolda dan Kabid Dokes Polda Kepri
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian mengumumkan hasil identifiksi pihak RS Bhayangkara Polda Kepri terkait temuan jenazah korban kapal tenggelam TKI di sejumlah perairan di Bintan dan Batam.

Kapolda didampingi Kabid Dokes dan Humas Polda Kepri dalam konferensi Pers menjelaskan kasus kapal TKI karam di perairan Mersing, Johor – Malaysia, telah dievakuasi 14 jenazah, dan baru 3 teridentifikasi oleh pihak RS Bhayangkara. Sisanya, 8 berhasil diidentifikasi oleh pihak Rumah Sakit di Malaysia.

Tim Ops DVI Polda Kepri yang dilaksanakan sejak Jum’at (27/01/02017) hingga saat ini, telah ditemukan 18 jenazah yang mana 17 jenazah dalam keadaan utuh dan 1 jenazah dalam keadaan Bodypart (potongan tubuh) diperairan Kepulauan Riau.

Dimana 14 jenazah di temukan diperairan Bintan dan 4 jenazah ditemukan di perairan Nongsa – Batam, yang mana terdiri dari 16 laki laki dan 2 perempuan, dan dari data konsulat jenderal Indonesia di Malaysia telah ditemukan 33 korban di perairan Mersing – Johor

” Jumlah korban yang telah ditemukan di perairan kepulauan Riau dan perairan Johor – Malaysia sebanyak 51 orang, dengan 8 korban dalam keadaan hidup dan 43 korban dalam keadaan meninggal, dimana 8 jenazah sudah teridentifikasi di Malaysia dan 3 jenazah teridentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Batam,” kata Kapolda Kepri di Rumah Sakit Bhayangkara Batam, Minggu (29/01/2017)

Saat ini ada 32 jenazah yang belum teridentifikasi diantaranya; 17 jenazah berada di Rumah Sakit Mersing, Johor – Malaysia dan 15 jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara – Batam.

Serta 8 orang korban dalam keadaan hidup dengan rincian 1 orang warga negara Malaysia dengan jenis kelamin Laki-laki dan 7 orang warga negara Indonesia dengan jenis kelamin 5 laki laki, 2 wanita dan berasal dari Batam, Madura serta Jawa timur.

Dan Kapolda Kepri, menghimbau, “bagi merasa keluarganya masuk dalam rombongan yang menggunakan kapal tersebut, untuk segera bisa menghubungi pihak RS. Bhayangkara Batam, agar dapat memudahkan tim DVI dalam mengidentifikasi koraban dari data Properti, medis, dan DNA”.

Untuk penanggung jawab kapal yang memakan korban tersebut, masih dilakukan pendalaman oleh pihak yang berwenang Johor – Malaysia, dan saat ini Informasi yang diperoleh pelaku bernama “Kasi” asal NTB masuk DPO (Daftar Pencarian Orang).(andi pratama)

WhasApp

Google News WartaKepri