Home Berita Utama Joe Hart Jadi Penyesalan Terbesar Pep Guardiola Selama Latih Manchester City

Joe Hart Jadi Penyesalan Terbesar Pep Guardiola Selama Latih Manchester City

Joe Hart Jadi Penyesalan Terbesar Pep Guardiola Selama Latih Manchester City
Guardiola mengatakan keputusan mencoret Joe Hart pada awal kedatangannya di City pada 2016 menjadi salah satu hal yang paling disesalinya.
Grand Mercure Batam

LIGA INGGRIS – Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City usai musim ini tuntas. Ia mengakhiri pengabdiannya selama 10 musim dengan The Citizens. Guardiola mengumumkan bakal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Manchester City musim panas mendatang, Jumat (22/5/2026).

Kontrak pria asal Spanyol ini di Etihad Stadium sebenarnya baru akan habis pada Juni 2027. Namun, Guardiola memutuskan untuk mengakhiri kontraknya tersebut lebih cepat. Mantan pelatih Barcelona itu menuntaskan pengabdiannya selama 10 tahun bersama Manchester Biru.

Guardiola bergabung dengan Man City sejak musim panas 2016. Ia mampu membawa Man City bergelimang gelar.

Guardiola total meraih 20 trofi selama menukangi Manchester City. Enam gelar di antaranya merupakan trofi Liga Inggris.

Pria 55 tahun tersebut tak mengungkap alasan pasti di balik keputusannya meninggalkan Man City. Ia hanya merasa waktunya sudah habis di Man City. Meski begitu, Guardiola menegaskan kenangannya bersama Man City tetaplah abadi.

Penyesalan Terbesar Pep Guardiola

Pelatih Pep Guardiola mengungkap satu penyesalan terbesar selama menangani Manchester City. Di balik kesuksesan besar yang diraihnya bersama The Citizens, Guardiola mengaku menyesal tidak memberi kesempatan kepada mantan kiper utama City, Joe Hart, untuk membuktikan diri.

Pengakuan itu disampaikan Guardiola menjelang laga terakhirnya bersama Manchester City melawan Aston Villa di Stadion Etihad, Minggu (24/5/2026). Setelah 10 tahun menangani City, pelatih asal Spanyol tersebut resmi mengakhiri masa baktinya dengan torehan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan treble winner pada 2023.

Guardiola mengatakan keputusan mencoret Joe Hart pada awal kedatangannya di City pada 2016 menjadi salah satu hal yang paling disesalinya. Saat itu, Hart dianggap tidak cocok dengan gaya permainan Guardiola yang mengandalkan distribusi bola dari lini belakang.

Sebagai gantinya, Guardiola memilih mendatangkan Claudio Bravo sebelum kemudian merekrut Ederson setahun berikutnya. Joe Hart akhirnya dipinjamkan ke Torino dan West Ham sebelum dilepas permanen pada 2018.

BACA JUGA Arsenal Pastikan Juara Liga Inggris 2025-2026 Setelah Manchester City vs Bournemouth Imbang

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Guardiola mengaku terlalu keras kepala saat mengambil keputusan tersebut.

“Saya punya satu penyesalan besar, yaitu tidak memberi Joe Hart kesempatan untuk membuktikan dirinya,” ujar Guardiola.

Ia menilai seharusnya Hart diberi kesempatan lebih dulu sebelum diputuskan tidak masuk dalam rencananya.

Meski demikian, Guardiola tetap menegaskan bahwa peran Claudio Bravo dan Ederson sangat penting dalam membangun era sukses Manchester City. Namun, ia mengakui keputusan terhadap Joe Hart masih terus membekas hingga kini.

Kepergian Guardiola sendiri menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah Premier League. Selama satu dekade, ia mengubah Manchester City menjadi kekuatan dominan sepak bola Inggris dan Eropa. (*)

@wartakepri Berita Bola – Resmi Tinggalkan Manchester City Pep Guardiola Ungkap Joe Hart Jadi Penyesalan Terbesar The Citizens #manchestercity #LigaInggris #Arsenal #TheGunners #BeritaTerkini #wartakepritv #fypage #pepguardiola #mcity #PremierLeague ♬ suara asli – WartaKepri.co.id

Sumber : Detik

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL