Ini Arahan Plt Gubernur Kepri Nurdin Basirun ke Reni Yusneli

548

WARTAKEPRI.co.id , TANJUNGPINANG – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Reni Yusneli telah menjalin komunikasi yang baik dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Pembahasan seputar tugas pokok dan tugas kedepan juga telah dibicarakan.

” Kemaren sudah ada bicara dengan beliau (Plt Gubernur Kepri), tentang berbagai tugas kedepan yang harus dilakukan,” jelas Reni Yusneli, Selasa (19/4/2016).

Secara singkat, Reni menilai kalau pemberitaan seputar laporan dan tandatangan palsu almarhum HM Sani ke Polda Kepri, tidak ada intervensi dari pihak pemerintah Provinsi Kepri, maupun dari pihak di luar kepemerintahan.

” Tidak ada,”jelas Reni ketika ditanya apakah ada intervensi ke dirinya usai melaporkan kasus pemalsuan tersebut ke Polda.

Sebelumnya, ramai pemberitaan dari kalangan tokoh masyarakat yang menilai negatif upaya Reni Yusneli melaporkan dugaan penggunaan tanda tangan palsu ke Polda Kepri.

Seperti dikutip laman batamtoday, tokoh masyarakat Kepri, Andi Anhar Chalid, mengatakan tindakan Plt. Sekda Kepri yang jalan sendiri, serta ‎tidak menghormati keberadaan Wakil Gubernur dalam pelaporannya ke Polda, merupakan tindakan yang membuat kegaduhan serta gejolak di internal pemerintah untuk ambisi dan kepentingan pribadi, juga melukai perasaan seluruh pendukung almarhum Gubernur HM. Sani.

” Perbuatanya itu tidak bisa dibenarkan, dan ‎sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai Plt.Sekda, yang berada di bawah dan bertangung-jawab kepada Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, harusnya, dia terlebih dahulu mengkoordinasikan permasalahan yang terjadi diinernal pemerintah Provinsi Kepri, sebelum melapor ke Polda,” sebutnya.

Andi menambahkan, kalau sebelumnya dia mengeluh tidak pernah dilibatkan dan diberi arahan oleh Gubernur ketika almarhum HM.Sani masih sehat, tidak lantas setelah almarhum meninggal dapat se-enaknya bertindak, tanpa menghormati Wakil Gubernur, untuk membuat keributan demi ambisi dan kepentingan pribadinya di Provinsi Kepri.

“Jangan dia pikir, dia bisa berbuat sesuka hati. Selama ini kita tahu juga sebagai ASN dia di posisi mana. Selama ini, kami selalu menjaga dan menahan diri untuk menjaga kondusifitas di Kepri, tetapi kalau dia masih “degil” kami tidak akan diam,” tegas Andi Anhar Chalid.

Ramai diberitakan, Reni Yusneli, membuat laporan langsung ke Polda Kepri, tanpa melaporkan terlebih dahulu kepada Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, terkait dugaan pemalsuan tanda tangan almarhum Gubernur Kepri HM.Sani, pada Surat Keputusan (SK) pembentukan Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madiya (Pansel-JPTM). (ded/btd)

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA