Hakim Bebaskan Nahkoda MV Selin, Danlantamal IV Laksma TNI S.Irawan Kecewa – WartaKepri
24 views

Hakim Bebaskan Nahkoda MV Selin, Danlantamal IV Laksma TNI S.Irawan Kecewa

Warta Lantamal tangkap MV Selin

PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Upaya TNI AL Lantamal IV Tanjungpinang menjaga kedaulatan dan mengamankan kekayaan laut Indonesia yang ada di wilayah Kepri seperti illegal fishing yang saat ini marak terjadi dilakukan oleh nelayan-nelayan asing menuai kekecewaan masyarakat nelayan Bintan, Kapal MV Selin yang ditangkap TNI AL beberapa waktu lalu dibebaskan oleh majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang.

Upaya dan kerja keras TNI AL Lantamal IV untuk mengamankan perairan Kepri dari aktivitas illegal seolah bertepuk sebelah tangan dan sia-sia, hasil kerja siang malam para prajurit TNI AL di tengah laut yang berhadapan dengan kondisi alam yang kurang bersahabat akhirnya pupus dan sia-sia.

Terdakwa Choo Chiau Huat (50), warga Negara Singapura merupakan nakhoda kapal MV Selin akhirnya divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Perikanan Tanjungpinang lantaran tak terbukti melakukan pencurian ikan atau illegal fishing.

Kapal MV Selin berbobot GT 78 berangkat dari Singapura mencari ikan namun mereka memasuki wilayah perairan Indonesia menangkap ikan tanpa ijin sehingga ditangkap Tim WFQR-4 Lantamal IV pada posisi 01 19 026 U-104 34 901 T diutara Bintan perairan Berakit beberapa waktu lalu dengan ABK 4 orang nakhoda berkewarganegaraan Singapura sedangkan 3 orang lainnya berkewarganegaraan Indonesia, sementara didalam kapal tersebut ditemukan 13 penumpang, 7 orang berkewarganegaraan Singapura dan 6 orang berkewarganegaraan Malaysia.

Menyingkapi putusan Majelis Hakim ini, Jaksa Umum (JPU) Kajati yang saat itu diwakili Jaksa Yuri. S.H menyatakan akan mengajukan kasasi ke Mahkama Agung. Sedangkan terdakwa dan kuasa hukumnya Herman S.H menyatakan menerima.

Putusan bagi terdakwa Choo Chiau Huat ini, berbanding terbalik dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejati Kepri, yang terlalu yakin dengan dakwaan tunggalnya menuntut terdakwa dengan hukuman selama 2 tahun penjara, denda 1,5 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Sementara Danlantamal IV Laksma TNI S.Irawan menyatakan kekecewaanya terhadap putusan itu, Lantamal IV melaksanakan tugas tidak lebih dan tidak kurang penegakkan hukum dan melindungi NKRI serta mengamankan Sumber Daya Alam (SDA) perikanan Kepri dari penjarahan nelayan-nelayan Asing.

” Namun apa yang terjadi saat ini kita lihat Kapal MV Selin Bebas. saya tidak mau mengintervensi hukum namun saya dan masyarakat Nelayan Kepri kecewa. Kami pihak Lantamal IV banyak menerima keluhan dari HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Kepri atas banyaknya praktek-praktek illegal fishing yang dilakukan kapal-kapal asing sangat merugikan nelayan lokal, Sementara kita bisa lihat taraf hidup nelayan kita hidup miskin memprihatinkan,”jelas Danlantamal

Dan ketika putusan Pengadilan Perikanan Tanjungpinang tersebut membebaskan dari jeratan hukum Kapal MV Selin maka tidak tertutup kemungkinan kasus yang sama akan terulang kembali di wilayah Kepulauan Riau karena mereka menganggap hukum Indonesia lemah.

DPRD Kepri berjanji akan membantu kumpulkan data untuk, buat laporan ke Mahkama Yudisial,dan Mahkama Agung RI serta ke Menkeh agar penegakan hukum kita kususnya perikanan benar-benar adil dan dihargai Negara lain (dedy swd)
Mayor Laut Josdy Damopolii
Kepala Dispen Lantamal IV

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA