WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Kim Leng, (90), warga Dusun III RT 04/RW 03 Nomor 1, Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, diusia senja menghadapi kehidupan dengan kondisi memprihatinkan.
Beberapa awak media saat turun langsung meninjau kondisi Pak Kim Leng merasa prihatin, dimana kondisi fisik sangat rentan, serta kondisi rumah kurang layak dihuni, Minggu, (26/4/2026).
Saat meninjau, beberapa awak media mencoba berkomunikasi, meskipun Kim Leng dengan kondisi pendengaran kurang baik dan kurang pasif dalam berbahasa, namun awak media berhasil memahami komunikasi yang sedang di jalin.
Dari perbincangan yang didapat, Pak Kim Leng merasa hidupnya sangat sedih, ia sempat menyampaikan keluhanya tentang masa hidupnya.
“Dosa apa yang kuperbuat semasa hidup Ku,” ungkapnya didepan awak media.
Sementara Harjo Waluyo, selaku perwakilan awak media serta Ketua PWI Kabupaten Bintan mengungkapkan ke prihatinannya, dimana Pak Kim Leng di usia senjanya semestinya tinggal menikmati masa hidup.
Namun saat ini menurut Harjo, Pak Kim Leng harus menjalani hidupnya dengan keterbatasan tanpa penghasilan dan tetap tinggal di rumah yang kondisinya jauh dari layak huni.
Awak media langsung memantau kondisi rumah, terpantau bangunan rumah nyaris roboh, serta kondisi atap rumah sebagian sudah rusak dan bocor, ia juga tidur di tempat tidur terbuat dari beroti dan papan yang beralaskan Kasur tipis.
Tentunya kondisi ini perlu mendapat uluran kasih, dan kesepakatan berbagai pihak, terlebih Pemerintah untuk membantu yang sifatnya kemanusiaan.
Salah satu warga setempat saat dikonfirmasi, ia mengatakan Kim Leng saat ini hidup dirumah sebatang kara, dan ia mengatakan Kim Leng termasuk orang lama, dan rumah yang dihuninya sebenarnya sudah dijual beberapa tahun yang lalu.
Namun pemilik masih memberi izin selagi Kim Leng masih ingin tinggal di situ.
“Pemilik lahan masih beri Izin selama Kim Leng masih mau, “jelasnya.
Saat ini Harjo berupaya, agar aksi kemanusian dapat tersalurkan, sehingga uluran kasih yang akan diberi dapat tersalur dengan baik seperti yang diharapkan.(*)
Pengirim: Agus Ginting






























