Home Bintan Rumah Sakit Jiwa Busung Disorot, Keluarga Pasien Keluhkan Lambatnya Penanganan Darurat

Rumah Sakit Jiwa Busung Disorot, Keluarga Pasien Keluhkan Lambatnya Penanganan Darurat

Rumah Sakit Jiwa
Pelayanan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Busung kembali menjadi sorotan publik.

WARTAKEPRI.co.id, BINTAN – Pelayanan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Busung kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, keluarga seorang pasien mengeluhkan lambatnya proses penanganan medis yang diduga dipengaruhi oleh prosedur administrasi dan birokrasi yang berbelit.

Keluhan tersebut disampaikan oleh ibu dari pasien berinisial RKA alias Kiki, yang mengalami kecelakaan tunggal dan dilarikan ke RSJKO EHD Busung pada Selasa malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Menurutnya, saat tiba di rumah sakit, kondisi sang anak cukup mengkhawatirkan. Kiki mengalami pendarahan di bagian kepala, muntah-muntah, serta menunjukkan tanda-tanda penurunan kesadaran. Namun, keluarga menilai proses penanganan medis berlangsung lambat karena harus melalui sejumlah prosedur administrasi terlebih dahulu.

“Saya sangat kecewa dengan aturan dan penanganannya. Anak saya masuk rumah sakit Selasa malam, tetapi baru bisa dirujuk pada Rabu pagi,” ujar ibu pasien, Kamis (11/6/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam kondisi gawat darurat, keselamatan pasien seharusnya menjadi prioritas utama. Menurutnya, prosedur birokrasi tidak semestinya menghambat penanganan medis yang membutuhkan tindakan cepat.

Berdasarkan keterangan keluarga, pasien tercatat masuk dalam administrasi rumah sakit sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah menjalani sejumlah prosedur yang berlaku, Kiki baru dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) pada Rabu pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Keluarga juga mengaku mendapat respons dari tenaga medis di RSAL yang mempertanyakan lamanya proses penanganan sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Peristiwa tersebut menambah daftar keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan pasien gawat darurat. Keluarga berharap pemerintah daerah serta lembaga legislatif di Provinsi Kepulauan Riau dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan dan birokrasi yang diterapkan di RSJKO EHD Busung.

Sementara itu, kondisi Kiki saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSAL. Meski masih dalam kondisi belum sepenuhnya sadar, keluarga menyebutkan bahwa pasien sudah mulai menunjukkan respons tubuh yang positif.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak RSJKO EHD Busung terkait keluhan yang disampaikan keluarga pasien tersebut.(*)

Tulisan : Agus Ginting

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL