Home Batam Kanwil Kemenag Kepri Gandeng BNN Kepri Gelar Tes Urine ASN

Kanwil Kemenag Kepri Gandeng BNN Kepri Gelar Tes Urine ASN

Banner DPRD Batam 2026
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bekerjasama dengan Kanwil Kemenag Kepri, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kepri menggelar tes urine terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kantor Wilayah Kementrian Agama Kepri, Selasa (26/7/2016).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menuturkan bahwa pihaknya sengaja mengundang BNN untuk melakukan tes urine seluruh pegawai yang ada di Kemenag Kepri.
“Upaya ini telah kita rencanakan sejak setahun yang lalu. Tujuannya adalah untuk melaksanakan misi Kanwil Kemenag Kepri dalam meningkatkan pemahaman dan pelaksanaan agama,” ujarnya.
Karena dalam agama Islam hal itu adalah perintah, kata Marwin, maka perlu untuk dilaksanakan secara bertahap. Namun apabila masuk dalam kategori larangan, itu akan dilakukan sekaligus. Tentu ini sebagai bentuk menjalankan perintah agama untuk mencegah para pegawai dari keterlibatan mengkonsumsi narkoba.
Menurutnya, kegiatan tes urine tidak saja dilaksanakan di Kanwil, akan tetapi juga akan dilakukan di Kemenag Kabupaten/Kota se Kepri.
Disamping itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kepri, AKBP Ahmad Yani turut menambahkan bahwa pihaknya sudah sejak lama ingin bermitra dengan Kanwil Kemenag Kepri di dalam memerangi peredaran narkoba di Kepri.
“Dewasa ini, persoalan serta perkembangan narkoba semakin menjadi trend ditengah masyarakat. Bahkan, narkoba sudah sampai kepada titik yang sangat mengkhawatirkan. Maka perlu kiranya dilakukan tindakan yang seperti ini,” paparnya.
Lebih jauh dijelaskan Ahmad Yani, untuk angka prevalensi penggunaan narkoba di Kepri telah mencapai 2.7. dimana angka tersebut sudah menduduki peringkat ke-4 secara Nasional. Sesungguhnya posisi demikian cenderung mengalami perbaikan sejak tahun 2011 lalu yang menempatkan Kepri pada posisi ke-2.
Oleh sebab itu, kata Ahmad Yani, BNN akan selalu melakukan kerjasama secara stimultan untuk menghasilkan lingkungan yang bersih dari narkoba. Para pecandu narkoba tidak ada obatnya, hanya diperlukan keimanan saja sebagai solusi jalan keluarnya. Bahkan, pecandu yang direhabilitasi hanya 60 persen bisa sembuh.
Semua komponen bangsa diharapkan dapat untuk bersama-sama mempersiapkan generasi emas yang bebas dari narkoba. Cara paling ampuh untuk merusak generasi muda bangsa adalah dengan cara mempengaruhinya melalui narkoba, terangnya.
Untuk hasil tes urine yang dilaksanakan hari ini oleh BNN yang menurunkan 7 orang tenaga medis terhadap lebih dari 30 ASN di Kanwil Kemenag Kepri, seluruhnya pegawai dinyatakan negative. Tidak satupun ditemukan yang positif mengkonsumsi narkoba. (mcb/ich)

WhasApp

Google News WartaKepri