Home Batam Diduga Banyak Jaringan dalam Penerimaan Honorer Satpol PP di Batam

Diduga Banyak Jaringan dalam Penerimaan Honorer Satpol PP di Batam

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Aksi ratusan honorer Satpol PP yang digelar di Markas komando (Mako) Satpol PP di Komplek ruko Tri Nusa Jaya, Batam Center, Senin (15/8/2016) siang, mematik sejumlah fakta-fakta kalau yang bermain dalam kasus ini adalah orang orang yang bukan dari kalangan pemerintahan di Kota Batam saja.

Ada informasi, kalau para honorer yang telah dirumahkan ini bisa menjadi anggota Satpol PP atas tawaran dari berbagai pihak, yang sifatnya menjanjikan.

Menurut Ani Lestari, Warga Batam yang mengetahui dan bisa membuktikan kalau masalah Satpol PP ini permainan dari kalangan politik, yang memanfaatkan momentum pemilu. Ani pun mengaku tengah menjalin komunikasi dengan seorang honorer Satpol PP yang di rumah dengan nama BT.

” Namannya, BT dia ditawarkan jadi satpol PP jaman pemilu lalu. Dia jaringan SL dan DY. Untuk DY adalah caleg kalah,” ujar Ani lagi.

Dijelaskan Ani, ibunya BT ini dalam kondisi sakit kanker waktu dia mau masuk Satpol PP.

” Sekarang ibunya BT sudah meninggal. BT ini warga Batuaji, dan sekarang jualan kue sejak dirumahkan,” tutur Ani ke WartaKepri melalui telepon.

Bagi Ani, dirinya cuma berniat membuka kalau kasus ini ada yang bermain dan kenapa selama ini tidak transparan. Padahal, melibatkan ratusan orang.

” Pengakuan BT ke saya, dia ditakut takuti melapor. Dan, untuk itu, saya akan mendampingi BT jika diperlukan BT untuk melaporkan kasus ini,” ujar Ani singkat. (ded)

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026