Home Berita Utama Asap Kiriman Kalimatan Bikin Sesak Nafas dan Sakit Mata Warga Natuna

Asap Kiriman Kalimatan Bikin Sesak Nafas dan Sakit Mata Warga Natuna

Kabut asap di Natuna
PANBIL IMLEK

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Pulau Natuna saat ini diselimuti kabut Asap kiriman akibat pembakaran hutan di Kalimantan Barat. Kondisi asap ini telah mengganggu jarak pandang dan membuat mata pedih serta menyesakkan nafas.

” Asap sangat tebal selain bau juga pedihkan mata dan sesakkan nafas,” ujar Safrizal,seorang mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, ditemui di kampusnya.

Ia mengeluhkan buruknya cuaca akibat asap yang telah menyebabkan kesehatannya terganggu, bahkan beberapa orang rekannya juga menyampaikan keluhan serupa.

WhasApp

” Kalau begini terus tentu kami juga yang akan menderita,” ujar seorang rekannya Rahmad.

Bagi pengendara sepeda motor kabut asap sangat menganggu selain menimbulkan iritasi mata tetapi juga membuat nafas sesak.

Pantauan Wartakepri.co.id, kabut asap pada Jumat pagi, cukup tebal menutupi Kota Ranai bahkan empat menara Masjid Agung Natuna tidak terlihat dari jarak sekitar 800 meter karena tertutup asap serta Gunung ranai Tak terlihat diselimuti kabut asap.

Namun, aktivitas warga tidak terganggu bahkan anak-anak tetap bersekolah dan melakukan kegiatan di luar rumah meskipun tanpa masker.

Sedangkan langit tidak berwarna biru, semuanya warna merah Kelabu, karena tertutup asap.

” Kondisi serupa juga terjadi kecamatan Pulau Laut, jauh berjarak dari Pusat Kota Ranai Natuna juga diselimuti asap tebal kiriman dari Kalimantan Barat,” ujar Amran warga Kecamatan Pulau laut, berkomunikasi kepada wartakepri.co.id

Sementara itu, informasi yang diperoleh dari Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Natuna, Jumat (26/8/2016), belum dapat laporan kalau di Natuna ada kebakaran di Natuna.

Dengan kondisi ini, dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas melaut pada hari ini. Karena gelombang terpantau tinggi disertai kabut asap cukup tebal di perairan Natuna.

Saat ini, lanjut Asrul, arah angin dominan dari selatan dan kemaren hingga hari ini, di kalimantan Barat masih ada titik panas, sehingga terbawa angin ke wilayah Natuna.

Ia menjelaskan data dan analisa Stasmet Prakiraan BMKG, Asrul mengimbau, nelayan berhati-hati melaut. (rickyrinov)

HPN 2026 Google News WartaKepri Disnaker Batam Disnaker Batam
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O