WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Natuna, maka diperlukan standarisasi dan akreditasi sebuah puskemas. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Natuna menggelar kegiatan Road Map Penyusunan Dokumen Akreditasi untuk Puskesmas, mulai 26-28 September 2016 di Aula Gedung Serindit Pemkab Natuna.
Akreditasi merupakan suatu pengakuan terhadap hasil dari proses penilaian eksternal, oleh Komisioner Akreditasi terhadap Puskesmas, apakah sesuai dengan standar akreditas yang ditetapkan. Sebab telah berdiri 13 puskesmas Natuna, namun belum ada tersentuh penilaian dari Kemenkes RI pusat.
Perwakilan Staf dan Pegawai Puskesmas se Natuna dari pagi hingga malam membahas tentang RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), seta perumusan Akreditasi Puskesmas.
” Perlu kita dorong agar Puskesmas di Natuna dapat di akreditas semuanya, sebab banyak manfaat akan di hasilkan nantinya,” kata Hamid Rizal, Selasa (27/9/2016) ke WartaKepri.co.id
Lanjut Hamid, utama dapat memberikan keunggulan kompetitif memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasyankes menjamin diselenggarakannya pelayanan kesehatan primer kepada pasien dan masyarakat.
Serta lebih meningkatkan pendidikan pada staf Fasyankes primer untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Natuna.
Sementara Hikmat Aliansyah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kab Natuna, mengatakan acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam persiapan menuju puskesmas terakreditasi di Kabupaten Natuna.
Hikmad mengakui Puskesmas Natuna belum ada yang diakreditasi, saat ini kita mengupayakan tiga puskesmas dahulu akan dilakukan pendampingan akreditasi dan akan dievaluasi.
” Tahun ini direncanakan ada 3 puskesmas yang terakreditasi kita akan melakukan pendampingan di antaranya Puskesmas Ranai, Puskesmas Bunguran tengah, Puskesmas kelarik, persiapan dilakukan hingga akhir 2016 ini,”tutur Hikmad.
Hikmad menyebut ada empat tingkatan akreditasi diantaranya, strata pratama, madya, mandiri, dan purnama. Akreditas yang sandang akan terlihat pada peningkatan pelayanan Puskesmas.
Dijelaskan Hikmad, Akreditasi Puskesmas secara umum adalah upaya meningkatkan manajemen mutu pelayanan yang ada di puskesmas baik dari peralatannya serta pelayanan yang sesuai dengan standar dan berorientasi kepuasan pelanggan.
Untuk akreditasi yang baik harus didukung oleh berbagai sektor, baik lintas sektor maupun lintas program, tidak hanya dari sektor kesehatan
Terpenting sangat menunjang Bangunan fisik, manajemen, SDM, sarana prasarana sangat menentukan dalam akreditasi,Tutur Hikmad.
” Saat ini tim puskesmas sedang dilatih tentang syarat dibutuhkan dalam penilaian akreditasi nanti,” kata Hikmad.
Sementara penilaian oleh surveyor dari Kementerian Kesehatan RI akan dilakukan pada bulan Desember. “Penilaian dilakukan berikut penetapan kelulusannya,” tambah Hikmad.
Sejumlah dokumen yang disiapkan dalam program akreditasi ini terbagi dalam tiga pokja yaitu Pokja Administrasi Manajemen, Pokja Upaya Kesehatan Masyarakat, dan Pokja Upaya Kesehatan Perorangan. “Mudah-mudahan bisa lulus semuanya,” harapnya.
Dalam penyusunan dokumen akreditasi sejumlah puskesmas tersebut juga didampingi oleh beberapa petugas dari Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna yang melakukan supervisi.(rikyrinov)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O



























