WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Mengetahui 59 pejabat Pemprov Kepri “kabur” ketika hendak dilakukan tes urine Narkoba, membuat Gubernur Kepri Nurdin Basirun geram. Walau tidak ada sanksi, namun Gubernur menyatakan telah mengkantongi nama – nama yang tidak melakukan test urine tersebut.
” Nama-nama pejabat yang mangkir test urine sudah saya kantongi. Ini akan menjadi bahan evaluasi kinerja kedepannya,” ujar Nurdin Basirun menjawab pertanyaan media di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (25/10/16).
Menurut Nurdin, kebijakan yang dibuatnya adalah bagian dari upaya untuk pembenahan moral para pejabat di lingkungan Pemprov Kepri. Apalagi aturan juga sudah mengamanahkan demikian. Melihat kondisi yang terjadi kata Nurdin, masih banyak pejabat yang tidak siap untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.
” Nanti jangan marah, kalau pada akhirnya tidak diberdayakan lagi,” tegas Nurdin.
Peringatan Mantan Bupati Karimun tersebut, merupakah langkah nyata Gubernur untuk menjadikan Pemprov Kepri bebas narkoba. Karena narkoba bisa merusak mentalitas dan etika pejabat. Nurdin mengaku kecewa, karena masih banyak pejabat yang tidak mengindahkan peraturan yang ia buat.
” Harusnya untuk sesuatu yang baik, harus sama-sama kita dukung. Bagaimana kita bisa memberikan contoh yang baik masyarakat. Hanya tes urine saja banyak yang mangkir,” tututp Nurdin.
Seperti diketahui, pada Minggu (23/10/16) lalu dari 438 pejabat di lingkungan Pempro Kepri. Dari jumlah tersebut hanya 363 pejabat yang ikut test urine. Selebihnya mangkir. Pada hari kedua, hanya ada 17 pejabat yang ikut menyusul. Kemudian 59 lainnya masih membandel terkait instruksi Gubernur Nurdin tersebut.(kepriprov)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O



























