MASYA ALLAH : Keindahan Pulau Sedanau Natuna Luar Biasa, Pulau Ini Patut Anda Kunjungi

3563

WARTAKEPRI.co.id,NATUNA-
Pulau Sedanau adalah  sebidang tanah lebih kecil dari benua di kelilingi oleh air di lautan yang luas di bagian utara kepulauan Indonesia, tepatnya di  Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau (KEPRI) sebelah barat  dari Pulau Bunguran.

satu  kepulauan terluar di Indonesia dengan sumber daya yang sangat kaya alam, seperti ikan, ekosistem terumbu karang.

Pulau Sedanau walau terpisah dari Bunguran namun secara administratif penamaannya masih menyematkan nama pulau utama, yaitu Kecamatan Bunguran Barat.

Honda Capella

Dari Bunguran menuju Sedanau ditempuh menggunakan feri cepat dengan lama 25 menit perjalanan. Jika ditempuh dari Ranai maka waktu perjalanan ditambah 20 menit lagi.

Karena dari Ranai harus menuju pelabuhan terlebih dahulu yang jaraknya cukup jauh untuk kemudian dilanjut ke Sedanau.masya-allah-keindahan-pulau-sedanau-natuna-luar-biasa-pulau-ini-patut-anda-kunjungi-_-warta-kepri

Sedanau walau berbentuk pulau kecil namun terkesan modern. Jalanannya sudah beraspal cantik meski berada di atas permukaan laut sekalipun.

Pada sisi tengah jalan diberi pembatas yang dipasang beberapa deretan tiang lampu penerang jalan sebagaimana di kota besar. Pantas disebut kota modern di atas laut.

Jarak tempuh jalan di sini memang tidak terlalu jauh. Namun tata kotanya sungguh memikat. Bangunan rumah-rumah penduduk walau berbahan kayu namun terlihat sedikit elegan dan tertata rapi satu sama lainnya.

Mayoritas penduduknya adalah suku melayu dan beragama Islam. Selain Masjid, juga terlihat gereja dan vihara yang terlihat berdampingan di salah satu sudut pulau.

Pulau Sedanau oleh pemerintah setempat akan dibuat terhubung dengan Pulau Bunguran melalui sebuah jembatan beton selebar jalan raya.

Saat ini jembatan yang dibangun dari Sedanau tersebut belum selesai dikerjakan.

Masyarakat Sedanau sering memanfaatkan jembatan tanggung nan lebar itu sebagai tempat bersantai sekedar menikmati pemandangan sore hari.

Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan laut nan luas berwarna biru kehijauan yang di atasnya banyak berdiri keramba-keramba atau rumah tempat budidaya ikan hidup handalan pencarian masyarakat pulau srdanau.

Pulau sedanau, Dari  pelabuhan  Binjai pulau Bunguran sahabat traveler bisa langsung menuju Pulau Sedanau dapat di tempuh  menggunakan feri cepat selama tiga puluh menit  Pelabuhan Binjai bukan pelabuhan besar.

Hanya kapal-kapal ukuran 15 meter yang bisa ditampung. Itu pun tidak banyak. Pelabuhan tersebut diapit hutan bakau di kanan-kirinya. Hanya ada satu kali penyeberangan ke Pulau Sedanau dalam sehari, setiap pukul 15.00. Begitu pula sebaliknya, dari Sedanau ke Binjai, setiap pukul 07.30. Jika anda memulai perjalanan dari Kota Ranai, ibu kota Natuna, maka memerlukan waktu 1 jam 15 menit.

Empat puluh lima menit dari Bandara Ranai menuju Pelabuhan Binjai.

Sedanau adalah wilayah perkotaan Bermarwah terbesar kedua setelah Kota Ranai sebagai ibu kota Natuna.

membuat unik kota sedanau adalah hampir 70 persen pemukiman warga berada di atas permukaan laut, kondisi ini membuat kotanya berdiri di atas air laut Pulau Sedanau.

Selain terkenal dengan keindahan kotanya yang berada di atas permukaan laut (Kota Terapung), Sedanau juga terkenal dengan pusat perdagangan, hampir di sepanjang jalan pelantar, berdiri bangunan rumah toko (ruko) yang menjual aneka barang, mulai dari toko pakaian, toko kelontong serta toko material.

Pulau kecil namun terkesan modern. Jalanannya sudah beraspal membentang lurus ke laut dan kemudian menyusuri permukaan pantai Pulau Sedanau untuk kemudian di hubungkan kembali. Meski berada di atas permukaan laut, Bangunan rumah-rumah penduduk walau berbahan kayu namun terlihat sedikit elegan dan tertata rapi.

Selain terkesan Kota Mermarwah terapung di atas permukaan laut Pulau Sedanau juga memiliki pantai Pasir Marus yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat sebagai obyek wisata utama di Pulau Sedanau.

Pantai Pasir Marus tidak terlalu panjang namun sangat elok. Garis pantai yang sepanjang 500 meter ini punya pasir putih yang bersih.

Airnya yang jernih dan udara pantai yang segar. Kelandaian pantai Pasir Marus juga tidak terlalu dalam sehingga dapat menimbulkan rasa aman bagi para wisatawan yang hendak menyelam, berenang mau pun berendam di sana baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Selain Pantai di Pulau Sedanau sebenarnya banyak terdapat gunung-gunung yang memberikan pesona alam yang indah yaitu Gunung Kute, Gunung Takong, Gunung Toknen, gunung Kurai, gunung Air Duyuk, gunung Pelawan, dan Gunung Sintu.

Kebanyakan warga Sedanau berprofesi sebagai nelayan yang cenderung untuk pergi memancing dan memanen sumber daya alam laut.

Berkah para nelayan sangat tekun membudidaya  ikan kerapu dan napeleon bernilai jual tinggi dan memiliki pasar yang jelas di luar negeri, yakni Hong Kong dan Taiwan.

Untuk kerapu, hingga saat ini harga jualnya masih di kisaran Rp150 ribu per kilogram dan untuk napoleon, harganya sangat fantastis karena rerata dipatok Rp1,2 –Rp1,4 juta per kg.

Karena bernilai jual tinggi, semua petani ikan maupun nelayan di Pulau Sedanau memilih untuk fokus pada dua jenis ikan tersebut.

sadanau menjadi pusat perdagangan ikan kerapu dan napoleon. Beberapa bulan sekali  kapal dari Hongkong sandar di pelabuhan Sedanau.

Ketika itu, nelayan dari berbagai pulau di Natuna berkumpul untuk menjual ikan hasil tangkapannya seperti ikan Kerapu dan Napoleon.

Beberapa hasil tangkapan mereka ikan napoleon (Ketipas). Ikan ini terutama ditemukan di terumbu karang di wilayah indo-Pasifik.

jenis humphead ikan ini adalah salah satu ikan handalan masyarakat Pulau Sedanau dengan harga yang tinggi di pasaran.

Cerita lainnya yang sangat menarik di pulau Sedanau terdapat sebuah  Kampung Karang Princess, Memasuki kampung ini, pengunjung akan disambut tugu kecil yang di atasnya terdapat miniatur pesawat baling-baling.

Bukan tanpa sebab, ternyata menurut warga, tugu tersebut dibangun secara swadaya oleh warga setempat untuk mengenang tragedi jatuhnya pesawat  Kashmir Princess tipe Lockheed L-749A Constellation  yang membawa 19 penumpang dari Republik Rakyat Cina (RRC) untuk menghadiri KAA pertama di Bandung, 1955 lalu.

Selain terkesan Kota Mermarwah sahabat traveler dapat menikmati suasana sangat asri di sana ada juga berapa hotel disediakan disana dijamin traveler betah sedanau juga  terdapat rumah terbangun dari atas air  terapung di atas permukaan laut pemandangan sangat eksotis melihat lebih dekat keindahan alam laut apalagi saat matahari terbenam woow sangat luar biasa.

Pulau Sedanau juga memiliki pantai Pasir Marus yang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat sebagai obyek wisata utama di Pulau Sedanau.

Pantai Pasir Marus tidak terlalu panjang namun sangat elok. Garis pantai yang sepanjang 500 meter ini punya pasir putih yang bersih. Airnya yang jernih dan udara pantai yang segar.

Kelandaian pantai Pasir Marus juga tidak terlalu dalam sehingga dapat menimbulkan rasa aman bagi para wisatawan yang hendak menyelam, berenang mau pun berendam di sana baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Selain Pantai di Pulau Sedanau sebenarnya banyak terdapat gunung-gunung yang memberikan pesona alam yang indah yaitu Gunung Kute, Gunung Takong, Gunung Toknen, gunung Kurai, gunung Air Duyuk, gunung Pelawan, dan Gunung Sintu.

Tolong bagikan jika artikel ini jika  bermanfaat sebar luaskan Kami  mengucapkan terimakasih.(Rikyrinov)

FANINDO