Gara Gara Papan Reklame “Nakal”​ di Batam, Truck Tim Terpadu Terbalik

993

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Terpadu mulai bertindak tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang tidak mentaati ketentuan. 

Penertiban reklame ini ditargetkan pada reklame yg berdiri di median jalan dan pulau jalan, seperti di simpang bandara, simpang batu besar, simpang taiwan industrial park punggur, dan lainnya. 

Tim terpadu terdiri dari subdit pertamanan dan penghijauan bp batam, dibantu personil dari direktorat pengamanan BP Batam, Polresta Barelang, Satpol pp dan Dispenda Pemko Batam.

Penertiban dilakukan selama 5 hari tempat 7-11 desember 2016 dengan lokasi penertiban di bandara, Batu Besar, Punggur, Tiban, Simp Kabil, simp Panbil, tj Piayu. 

Objek penertiban adalah reklame yang telah habis masa ijinnya, reklame yang berdiri tanpa ijin, reklame yang berdiri tidak sesuai dengan master plan reklame kota Batam (pulau jalan dan median jalan).

Sebelum penertiban, dilakukan upacara pelepasan yang seharusnya dipimpin oleh Deputi/ anggota 4 atau direktur pembangunan prasarana dan sarana BP Batam. Namun berhubung para pejabat tsb tdk dapat hadir, maka diwakilkan oleh Kasie Pertamanan BP Batam, Iqbal.

Upacara ini dilakukan di halaman kantor BP Batam dan Iqbal mengatakan dalam sambutannya, bahwa sebagai bentuk penegakan aturan dalam penataan reklame di wilayah kerja BP Batam atam maka terhadap reklame2 yg tidak berijin atau telah habis masa berlakunya.

Dan setelah diberikan surat peringatan 1 sampai 3 tetapi tidak diindahkan atau dibongkar sendiri oleh pemiliknya, maka dilakukan upaya penertiban terhadap papan reklame tersebut.

Sampai dengan malam ini tgl 8 desember 2016, telah dibongkar 15 reklame dengan berbagai ukuran mulai dr 2x1m, 3x4m, 4x6m, 4x8m. Namun sempat terjadi insiden dimana mobil crane terguling akibat tidak kuat menahan papan reklame yang ukuran 4×8 m.

“Rencana kita ngebongkar reklame dgn ukuran 5x10m, tapi terkendala krn mobil crane keburu terguling, untung tidak ada korban dan sudah datang mobil crane ukuran lebih besar sehingga kami bisa melanjutkan penertiban.” ungkap Iqbal.

“Sementara ini jalan simpang Taiwan arah punggur tertutup oleh baliho 4x8m yg tumbang, dan Jalan dialihkan ke lajur sebelahnya dgn bantuan dr pihak kepolisian/anggota tim terpadu, ditpam dan satpol pp. Perlu dua jam lagi untuk menyingkirkan baliho besar ini karena dibutuhkan dua mobil crane.” pungkas Iqbal menutup wawancara. (r/dedy swd)

Honda Capella

FANINDO