Laut Karimun Terancam Limbah Sisa Minyak MT Taboganen‎

102
kapal-tanker-tobunganen-di-tahan-di-karimun

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – ‎Kasus pencurian minyak barang sitaan milik negara di Kapal MT Taboganen di Karimun Provinsi Kepri, dimana hingga sekarang masih terus didalami pihak kepolisian Polda Kepri.

Namun, dikhawatirkan minyak sisah yang masih tertinggal di kapal tersebut, tumpah ke laut dan mencemarkan perairan laut Karimun.

“Isinya masih ada minyak dan bercampur air laut. Posisinya miring, sehingga jika minyaknya tumpah maka laut Karimun akan tercemar,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian, Selasa (13/12/2016) kemarin.

Kata Sam Budigusdian, melihat kondisi ini, pemerintah harus segera mengambil langkah antisipatif untuk mengawasi kapal tersebut.

“Pemerintah harus awasi. Kalau minyaknya tumpah ke laut akan cemarkan laut Karimun,”kata Sam Budigusdian.

Selain itu, pihak Polda Kepri masih memburu enam (6) orang termasuk pemilik kapal MT Nona Tang II yang diduga terlibat dalam pencurian minyak di Kapal MT Tambongangen di Karimun.

“Ada enam orang sudah jadi DPO termasuk pemilik kapal. Dan kita masih mendalami kasus ini,”kata Sam Budigusdian. (alvin lamaberaf)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel