Dua Hari, DJBC Khusus Kepri Amankan 71 Ton Bawang Merah asal Malaysia

76
Kanwil Bea Cukai Karimun dan Bawang

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Dalam 2 hari terakhir, Patroli Laut Bea dan Cukai Kanwil DJBC Khusus Kepri kembali berhasil menangkap 3 (tiga) kapal bermuatan bawang merah ilegal.

Penangkapan ini termasuk dalam rangkaian Patroli Rutin Bea dan Cukai Kepri yang merupakan upaya Bea dan Cukai untuk menegakkan peraturan undang-undang Kepabeanan dan Cukai serta melindungi masyarakat dari keluar masuknya barang-barang ilegal.

Pada tanggal 8 Januari 2016, Kapal Patroli Bea dan Cukai BC-9004 berhasil menggagalkan upaya penyelundupan bawang merah KM. Samudera dari Port Klang Malaysia dengan tujuan Tg. Balai Asahan Indonesia sebanyak 24 ton bawang merah ilegal yang ditegah di perairan Pulau Aruah.

Telah dilakukan penyidikan tindak pidana kepabeanan dengan tersangka a.n Sdr. DS dan saat ini telah dititipkan penahanannya di Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun.

Selain itu, pada tanggal 10 Januari 2016 Kapal Patroli Bea dan Cukai BC-20008 juga berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2 kapal yang bermuatan Bawang Merah yaitu KM.Sartika dan KM. Setia Pani yang juga dari Port Klang, Malaysia dengan tujuan Tg. Balai Asahan sebanyak 17 dan 30 ton bawang merah ilegal yang ditegah di perairan Pulau Pandang.
Saat ini telah ditangani oleh Bidang Penyidikan dan Barang Hasil Penindakan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Total nilai barang Rp 2.698.000.000,- dan potensi kerugian negara mencapai Rp 1.106.180.000,- selain itu kerugian negara secara immateril merugikan petani dan pasar lokal dalam negeri. Diduga melanggar Pasal 102 huruf (a) UU No. 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas UU No. 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Bawang Asal Malaysia

Kepala Bidang Penindakan dan Sarana Operasi, R Evi S mengatakan pada hari Minggu (08/01/2017) dan Selasa (10/01/2017) dari pukul 20.00 WIB sampai 23.00 WIB di sekitar perairan pulau Arwah dan Pandang, kapal patroli Bea Cukai melakukan penegahan terhadap tiga Kapal Motor (KM), sebagai berikut KM Samudra, KM Sartika dan KM Setia Pani.

Ketiga kapal tersebut dari Port Klang (Malaysia) dengan tujuan Tanjung Balai Asahan (Indonesia) dengan muatan barang berupa bawang merah sebanyak kurang lebih 71 ton, tanpa di lengkapi dengan dokumen pelindung/Kepabeanan yang sah.

Dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 10 (sepuluh tahun) serta pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 dan paling banyak 5000.000.000,00. Kapal, muatan beserta ABK diserah terimakan ke Kanwil DJBC khusus Kepulauan Riau, guna penyelidikan lebih lanjut.(ria/andi)

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel