Anak Kelainan Jantung ” Naomi”, Sedang Opname Di RS Otorita Batam

HARRIS BARELANG

Wartakepri.co.id, Batam – Setelah berbagai upaya dan pemberitaan tim media ini lakukan agar penanganan ” Naomi” secepatnya diobati, akhirnya terjawab sudah. Kini anak kelainan jantung tersebut sudah ditangani dokter RSOB Sekupang Batam. Hal ini dibenarkan oleh ibu kandung untuk Naomi Kanza Yulia Rizal ( 1 thn).

“Ya, Naomi anak saya semalam sudah opname di RSOB, dengan menggunakan kartu BPJS. katanya. Namun, kartu BPJS saya sempat menunggak dan hari ini harus membayar dendanya dulu ke kantor BPJS. kata Ola Yulia, ibu Naomi, Sabtu (22/4/2017) pagi.

Disamping pemberitaan, tim media ini langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dokter Didi Kusmayadi S.PoG dan langsung mendapat respon positif. Katanya, saya akan coba usahan dengan anggota dan pihak pihak lain untuk membantu anak tersebut.

Hal tersebut pun dibuktikan oleh dokter Didi, dengan adanya dermawan dari organisasi sosial Budha Tsu tji yang melakukan survei ke rumah orang tua anak itu di daerah ruli Kampung Permai Batu Aji Batam.
” Tsuiji sudah survei dan Naomi sudah opname di RSOB,” kata dr. Didi Kusmayadi S.PoG.

Berita sebelumnya, Naomi Kanza Yulia Rizal penderita kelainan jantung harus menahan rasa sakit di saat usianya baru menginjak umur satu tahun. Dengan berat badan hanya 3 kg, sehingga pertumbuhannya tidak seperti layaknya bayi normal.

Ola Yulia, ibu Noami tidak bisa berbuat banyak karena hanya seorang buruh serabutan. “Saya sedih melihat Naomi, disaat anak lain sudah mencapai berat 10-15 Kg, tapi anak saya hanya memiliki berat 3 kg saja,” ungkapnya.

Selain mengalami kelainan jantung, Naomi juga mengidap penyumbatan otak. Jika penyakitnya sedang kambuh, ia sangat susah bernafas dan seluruh badannya akan membiru disertai kejang-kejang.

“Kalau kambuh saya hanya bisa menangis dan menenangkannya supaya berhenti menangis” ujar Ola sembari menyeka air mata.

Ola Yulia berjuang sendiri untuk membiaya mencari pengobatan anaknya. Bekerja sebagai buruh serabutan untuk mencukupi biaya hidup dan pengobatan anak.

“Saat ini saya bekerja sendiri, karena suami telah pergi tanpa ada kabar. Kini anak saya sangat membutuhkan belas kasihan,” pilu Ola

(Nikson Simanjuntak )

FANINDO

Honda Capella