Upaya PDAM Lingga Mengatasi Kesulitan Air Dengan Sistem Buka Tutup

422
Wartakepri, Tetesan Air Keluar dari kran
Keran Air Tersumbat

WARTA KEPRI .co.id, LINGGA – Kesulitan mendapatkan air bersih dirasakan warga Daik, Kecamatan Lingga. ini disebabkan air yang disalurkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lingga ini mengalir sangat pelan kerumah-rumah warga.

 

Direktur Utama PDAM Lingga, Sazali melalui Kepala Cabang PDAM Daik, Hidayat mengatakan, upaya jangka pendek yang dilakukan pihaknya untuk memenuhi kebutuhan air pelanggan yakni dengan cara menambal bak penampungan yang ada karena bocor.

Bocornya bak penampungan itu menjadi salah satu penyebab berkurangnya debit air yang ada.

“Setelah sekian tahun kalau musim kemarau, masalahnya selalu sama, kita sudah laporkan Pemkab, tapi belum ada solusi yang baik dari Dinas PU. Jadi, kami ambil tindakan sendiri mencoba menampal lobang yang bocor, sejauh ini kita lakukan itu. Debit air bertambah sedikit,” katanya, Selasa (20/2/2018).

Dijelaskannya lagi, dalam penyaluran air bersih PDAM sudah memulai dengan sistem buka tutup.

“Misalkan, pagi wilayah Cening buka, yang jalur ke pasar kita tutup. Mulai hari kemarin sampai debit air tersedia normal akan berlakunya sistem ini,” ujarnya.

Dalam penyaluran air PDAM juga akan menggunakan mesin sedot air, penyedotan yang dilakukan sudah berlangsung selama sebulan yang lalu.

“Saya tak dapat pasti, cuma menurut Pak Direktur, dia dengar dari BMKG, awal Maret ini akan hujan, tapi apakah air kita mencukupi sampai waktu itu, kami belum tau,” katanya.

Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Lingga, terutama pelanggan PDAM Lingga agar dapat menampung, menyimpan serta menggunakan air seperlunya saja.

Sumber : Batamnews.co.id

Foto       : Istimewa/net

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel