WARTAKEPRI.co.id TANJUNGPINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan kegiatan sosialisasi penyusunan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) dalam rangka koordinasi dengan Dinas dan instansi perusahaan di Provinsi Kepulauan Riau, di Hotel CK kilometer 8 Tanjungpinang, Kamis (22/3/2018).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau Panusunan Sireger mengatakan, PMTB dalam bahasa awam disebut investasi, agar terlihat bagaimana peran pemerintah, swasta, BUMD dan BUMN liat dari sisi institusinya.
” Ketika bicara stukturalnya, Pemerintah ingin tau bagaimana investasinya di sektor pertanian, pertambangan dan industri pengelolaan dan sebagainya,” kata Panusunan.
Dengan adanya potret yang lengkap ini bisa diketahui bagaimana investasinya, yang terjadi disetiap wilayah dan bisa didorong investor untuk berinvestasi di wilayah kita.
” Jangan asal masuk investor, tanpa ada arah yang pasti,” pintanya.
Kata Panusunan Sireger, tujuan dari kegiatan PMTB ini agar informasi PMTB surve yang dilakukan terkomunikasi kepada semua responden atau stackolder, dengan demikian sudah tau data apa yang akan disiapkan pada saat petugas datang.
” Dengan ini, responden tidak lagi ngambang, responden kita paling terbesar adalah Pemerintah jadi mereka sudah tau apa yang perlu mereka siapkan,” himbaunya.
Sambungnya, bahwa data-data yang dimiliki BPS sangat diperlukan oleh pemerintah sebagai pemangku kebijakan. Dengan data yang diberikan oleh BPS, nantinya Pemprov Kepri dapat menjadi lebih mudah untuk menyasar sektor mana saja yang harus diproritaskan oleh pemerintah
” Saya minta kepada hadirin, untuk membantu kami dalam membangun Bangsa dengan data, dengan data nantinya akan merumuskan program program kerja pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.(*)
(Yansyah)
































