Positifkah?.. 7 Agustus 2018 Partai Amanat Nasional Gabung Dukung Capres Jokowi 2019

134
Surat Dukungan PAN Kepri ke Presiden Jokowi

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Beredar foto dan viral tentang dukungan Partai PAN Provinsi Kepri mendukung pencapresan Jokowi tahun 2019. Foto tersebut juga diterima Redaksi WartaKepri, Selasa (7/8/2018) malam.

Surat PAN Kepri ke Capres Jokowi

Sebelum beredarnya foto dukungan PAN Kepri mendukung Capres Jokowi, CNN Indonesia telah mempublikasi berita yang menjelaskan pertemuan Jokowi dengan Zulkifli Hasan bertemu dan ada perkiraan positif mendukung Capres Jokowi.

Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya bergabung ke kubu Presiden Joko Widodo. Dengan demikian Prabowo Subianto hanya akan didukung tiga partai yakni Gerindra, Demokrat dan PKS. Namun demikian, PKS pun masih tanda tanya setelah nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih dominan.

Kepastian PAN masuk kubu Istana diungkap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Dikutip CNN Indonesia (7/8/18), Hasto mengatakan kepastian itu akan diketahui publik saat pertemuan antar sekjen partai pendukung. Pernyataan Hasto diperkuat Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang juga kader PDIP.

Sinyal meraptnya PAN semakin kuat setelah diketahui Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menemui Jokowi di Istana, disusul dengan pernyataan keras Tenaga Ahli kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin yang mengungkit kembali pernyataan-pernyataan Amien Rais selama ini yang disebutnya comberan.

Mengapa PAN hengkang dari kubu Prabowo? Sebenarnya belum pernah ada deklarasi resmi PAN terkait dukung-mendukung capres dan cawapres. Jika pun selama ini dianggap mendukung Prabowo, lebih dikarenakan sikap Amien Rais yang secara intens melakukan menuver di kubu oposisi.

Dengan tiga partai tersisa, bagaimana kekuatan Prabowo? Jika saja PKS mau menerima AHY, kekuatan Prabowo masih lumayan karena merepresentasikan tiga pilar kekuatan yakni agama, nasionalis dan demokrat.

Tetapi sampai saat ini, PKS masih tetap pada pendiriannya agar Prabowo mengambil Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri sesuai hasil ijtima ulama karena Ustad Abdul Somad (UAS) yang juga direkomendasikan GNPF Ulama, sudah menolak.

Tetapi berat bagi Prabowo jika harus berpasangan dengan Salim Segaf. Sebab Prabowo menginginkan cawapres yang dekat dengan kelompok milenial.(*)

Sumber: CNN Indonesia/ Babe
Editor: Dedy Suwadha

Link Berita CNN : Istana Beri Sinyal PAN Gabung Koalisi Jokowi di Detik Akhir

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN