Tim Polda Kepri Tangkap Satu Pemain Pengecer BBM Premium Bersubsidi di Kota Batam – WartaKepri.co.id
15 views

Tim Polda Kepri Tangkap Satu Pemain Pengecer BBM Premium Bersubsidi di Kota Batam

Tim Polda Kepri Tangkap Satu Pemain Pengecer BBM Premium Bersubsidi di Kota Batam



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kepolisian Daerah (Polda) Kepri mengungkap kasus tindak pidana minyak dan gas (migas) dengan modus operandi membeli BBM jenis premium dari SPBU, kemudian pelaku menjualnya kembali ke masyarakat untuk memperoleh keuntungan.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga, dalam konferensi pers di ruang kerjanya, Senin (24/9/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. Konferensi pers tersebut dihadiri Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri Kombes Pol Rustam Mansur.

Pengungkapan kasus ini bermula, pada hari Sabtu, 22 September 2018, sekira pukul 11.00 WIB, tim Ditreskrimsus Polda Kepri mengamankan seseorang berinisial PG, warga Kavling Baru Nato Berseri RT. 005/RW. 001 Sagulung, Kota Batam.

Penindakan terhadap PG berawal dari penyelidikan yang dilakukan polisi terkait berita yang viral di media sosial tentang penyelundupan BBM jenis premium dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia BP 10XX JR, warna silver, yang diviralkan oleh akun Willhard Simorangkir di facebook.

Postingan tersebut ditanggapi 2.534 akun dan dikomentari oleh 1.226 akun. Postingan itu juga sudah diunggah oleh media online Batam sehingga pada Sabtu 22 September 2018 Ditreskrimsus Polda Kepri turun ke lapangan untuk menindak lanjuti laporan atau berita tersebut.

“Tim mendatangi SPBU 14.294.XXX dan berkoordinasi dengan pengawas lapangan SPBU dan didapati informasi bahwa konsumen yang mengantre BBM jenis premium banyak yang melakukan pengisian full tanki,” ujar Erlangga.

Tim mencari tahu pemilik mobil Daihatsu Xenia BP 10XX JR yang di-viralkan oleh akun Willhard Simorangkir di facebook. Tim mendapat informasi bahwa alamat pemilik kendaraan itu berada di Kav. Baru Nato Berseri RT 005/RW 001, Sagulung Kota Batam.

Erlangga mengatakan, tim lalu mendatangi alamat pemilik kendaraan tersebut. Setibanya di lokasi, tim mendapati mobil tersebut berada di rumah sedang melakukan pemindahan BBM jenis premium ke dalam jeriken yang kemudian diletakan di atas sepeda motor yang dimodifikasi untuk di ecerkan kembali ke pertamini milik pelaku.

Adapun modus operandi pelaku, sambung Erlangga, membeli premium dari SPBU 14.XXX.XXX menggunakan kendaraan roda empat, yaitu mobil Xenia silver BP 10XX JR yang memiliki kapasitas tangki minyak sebanyak 35,6 liter.

Dalam melakukan pembelian BBM jenis premium tersebut di SPBU No 14.XXX.XXX, pelaku selalu membeli sebanyak 35,6 liter dengan harga Rp230.000. Premium kemudian dipindahkan ke dalam jeriken berukuran 35 liter dengan menggunakan selang.

“Premium yang sudah dipindahkan ke dalam jeriken selanjutnya dijual kembali kepada konsumen dengan harga Rp8.000 per liter,” ungkap Erlangga.

Dari kasus ini, polisi menyita barang bukti, berupa; 9 jeriken dengan rincian 7 jeriken berisi premium atau bensin dan 2 jeriken kosong. Satu unit mobil Daihatsu Xenia warna silver BP 10XX JR, satu unit sepeda motor yang sudah dimodifikasi menjadi becak.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 53 huruf d Undang-Undang RI nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling tinggi Rp 30.000.000.000. (*)

Editor : Dedy Suwadha

Pendapat Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI
WIRARAJA


PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA