WartaKepri.co.id, BATAM – Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Moody Arnold Timisela mengatakan menolak kareteker yang dihasilkan oleh Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Kepri.
Penolakan tersebut juga disepakati oleh 32 OKP yang ada di Kota Batam setelah melakukan pertemuan di Gedung Hang Tuah Pemuda Olah Raga Kota Batam, Rabu (26/9/2018).
Ketua MPI Moody Arnold Timisela mengatakan bahwa sebenarnya MPI sama menyikapi persoalan tanggungjawab organisasi ini ada juga merupakan tanggungjawab MPI.
Serta, lanjutnya, MPI Kota Batam ini bertanggungjawab untuk persoalan yang terjadi. Menyelesaikan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada diorganisasi itu sendiri.
“Secara tegas MPI dan OKP se-Kota Batam menolak dengan tegas kareteker yang dilakukan oleh DPD KNPI Provinsi Kepri,” ujar Moody.
Dikatakannya, pernyataan sikap penolakan tersebut karena menurut pihaknya, kata Moody, ini tidak sesuai dengan mekanisme dan aturan main organisasi.
” Jadi kita minta kedepan semua persoalan mari kita duduk, kita musyawarahkan. Cari jalan keluarnya seperti apa. Karena yang dibawah ini semua adek-adek juga,” ucapnya.
“Sehingga kita tidak mau menyudutkan siapa-siapa, tapi mari kita duduk bersama, kita cari solusi yang paling baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Moody mengatakan dengan kondisi seperti ini, pihaknya akan melaporkan kondisinya ke MPI Provinsi Kepri. Ketua MPI Provinsi itu adalah Bomberto Isaknoko yang saat ini juga menduduki Wakil Ketua Umum DPP KNPI.
“Sehingga dengan para senior juga kita tetap melakukan komunikasi, sehingga langkah-langkah organisasi kita pastikan bisa berjalan dengan baik. Dan bisa memberikan pembelajaran untuk adek-adek KNPI yang muda bagaimana KNPI bisa berbuat lebih baik,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Sekretaris MPI Gunawan Satary, mengatakan hari ini para OKP mendesak MPI melakukan pertemuan untuk menyikapi tentang telah terjadinya pengkaretekeran kepengurusan KNPI Kota Batam saat ini.
Para OKP se Kota Batam, meminta berkumpul di sini. Di gedung Pemuda Kantor KNPI Kota Batam.
“Merumuskan ada beberapa pernyataan sikap. Lima poin hasil keputusan, di sini juga hadir para senior, disamping pimpinan OKP pertemuan hari ini,” ujarnya.
Dikatakan, pernyataan sikap penolakan tersebut karena keputusan penunjukan KNPI tidak ada sesuai mekanisme dan rapat. Maka dari pertemuan hari ini 32 OKP se-Kota Batam bersama MPI
menyatakan sikap menolak keputusan oknum kepengurusan KNPI.
Gunawan menjelaskan, pernyataan sikap 32 OKP dan MPI yakni menolak keputusan DPD KNPI Provinsi Kepulauan Riau, tentang karataker DPD KNPI Kota Batam, mengingat proses pengambilan keputusan tersebut tidak prosedural, dan tidak memenuhi ketentuan organisasi serta melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi.
Pernyataan sikap berikutnya, mendukung sepenuhnya kepemimpinan DPD KNPI Kota Batam saat ini dibawah kepemimpinan Bung Kadarisman, hingga berlangsungnya MUSDA KNPI Kota Batam yang akan berlangsung pada tanggal 8 Desember 2018.
Selanjutnya, mendukung sikap Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kota Batam dalam rangka menyelamatkan organisasi KNPI Kota Batam sesuai hasil rapat koordinasi pada 7 September 2018 yang di hadiri oleh MPI Provinsi KEPRI, MPI Kota Batam, para senior, Pengurus DPD KNPI Provinsi KEPRI, dan Pengurus DPD KNPI Kota Batam.
Meminta MPI Provinsi Kepulauan Riau untuk berperan aktif menyelesaikan persoalan yang terjadi pada KNPI Kota Batam dengan harapan soliditas pengurus KNPI Kota Batam dan Pengurus KNPI Provinsi Kepulauan Riau tetap terjaga.
“Meminta kepada DPP KNPI untuk turut serta menyikapi persoalan tersebut diatas dengan bijak, agar tidak terjadi perpecahan dan tetap menjaga iklim yang kondusif di tubuh KNPI Kota Batam,” tegasnya. (ril/red)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O



























