WARTAKEPRI.co.id, Batam – Desa Blongkeng, Kelurahan Rempang Cate memiliki keunikan sendiri, dimana didaerah tersebut memiliki pohon kelapa dimana dalam satu buah kelapa muncul 7 batang pohon.
Keanehan tersebut tentunya dilihat langsung dan difoto untuk dibagikan ke teman-teman anggota Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang lainnya lewat WA maupun medsos lainnya.

Anggota Satgas TMMD, Galingging mengatakan, keunikan ini tentunya dapat menjadi tempat wisata, tentunya bagi teman-teman atau warga Batam maupun luar Batam dapat datang langsung ke Desa Blongkeng Kelurahan Rempang Cate.
“Menurut warga setempat juga sudah banyak cerita yang terkait dengan 1 buah kelapa tumbuh 7 batang pohon kelapa,” ujarnya.
Orang Dituakan Didesa Blongkeng, Abdurrahman mengatakan, dari satu buah kelapa tumbuh 7 pokok kelapa, sekarang tinggal 6, keanehan tersebut terjadi pada tahun 2012. Dimana ada timbul satu keanehan dimana pucuknya itu sebelum mati ada 3 warna, merah, putih, kuning.
Diceritakannya Abdurrahman pada saat itu masih hidup orang tua pemilik rumah yang dekat dengan pokok kelapa 7 dari satu buah kelapa muncul 7 pokok kelapa.
“Saya bilang kepada orang tuanya agar dia jaga kelapa yang dia punya,” tuturnya, Senin(11/3/2019).
kejadian pertama kelapa ini berupakan kelapa biasa,pada waktu itu 1976 maka dijadikan kelapa itu disemai, dimana kelapa tersebut digantung agar cepat tumbuh. sudah lewat satu minggu muncullah tunas kelapa 1, setelah minggu kedua tumbuhlah satu, minggu ke 3 tumbuh satu sampai 7 minggu terus-menerus tunas dari 1 buah kelapa yang untuk disemaikan memunculkan 7 tunas pokok kelapa.
“karena ada sampai 7 makanya diturunkan ketanah, tempat dia ditanam sekarang,” ungkapnya.
Dibeberkannya, terkait masaah kepercayaan mungkin ada, karena menurutnya pernah liat kemujarapan kelapa ini dulu ada orang sakit parah yang sembuh.
“Padahal orang sakit sudah parah dibawa ke dokter tidak hilang,dibawa ketempat orang-orang pintarpun tidak sembuh-sembuh akhirnya dibawa kesini berniat kalau dia sembuh akan memberikan 7 kain bendera dengan 7 warna,” sebutnya.
Diterangkannya, tetapi alhamdulillah sampai saat ini sembuh dia, kejadian ini pada 2017.(Adit)





























