Kompak Bupati Bersama Wakil Sambut Kunjungan Kerja DPR RI ke Natuna

343

WARTAKRPRI.CO.ID – Bupati Kabupaten Natuna Provinsi Kepri, H.A Hamid Rizal Bersama Wakil Bupati  Hj Ngesti Yuni suprapti menyambut Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI.

Dalam lawatan ke Natuna DPR RI Janji Perkuat Anggaran Bakamla untuk Wujudkan Keamanan Laut Natuna Utara. Kamis, 16 Januari 2020.

Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid mengatakan kunjungan tersebut untuk memantau situasi dan kondisi keamanan wilayah Natuna dan sekitarnya yang bersinggungan dengan Laut China Selatan.

“Kami dalam rangka fungsi pengawasan, memberikan support kepada mitra kami, baik dari TNI maupun Bakamla yang sudah siaga bekerja menjaga wilayah perairan kita,” kata Meutya di sela-sela memimpin Tim Kunspek Komisi I DPR RI meninjau perairan Natuna Utara dengan menggunakan Kapal Bakamla, KN Tanjung Datu, Kepri, Kamis (15/1/2020).

Selain memastikan perairan Natuna bersih dari aktivitas pencurian ikan oleh kapal nelayan Tiongkok, politisi Partai Golkar itu menambahkan, Kunspek Komisi I DPR RI ke Natuna ini juga ingin memetakan kekuatan ideal yang dibutuhkan TNI dan Bakamla untuk mengamankan perairan Indonesia, khususnya Natuna dan sekitarnya.

Selain itu, kujungan ke Natuna sekaligus untuk melakukan pendalaman terhadap personel, teknologi radar, serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki TNI dalam menjaga wilayah NKRI.

Meutya menegaskan Komisi I DPR RI mendukung Presiden Jokowi yang menginstruksikan agar patroli di wilayah perairan Natuna terus digiatkan.

Menurut Meutya, ke depan pemerintah perlu menambah armada kapal yang dikhususkan untuk menjaga wilayah perairan natuna utara karena wilayah perairan ini kerap bersinggungan dengan tidak hanya China tapi juga Malaysia dan Filipina.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Oprasional laut Bakamla, Laksma TNI Nur Syawal Embun mengatakan bahwa armada laut Bakamla akan segera beroperasi penuh di perairan Natuna sebagai Vocal Ponit.

Sedangkan untuk pengamanan nelayan yang sedang melaut tetap menjadi bagian dari tugas Bakamla sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat.

Selanjutnya Nur Syawal juga menerangkan kondisi terkini, dimana dalam wilayah ZEE maupun terirorial NKRI saat ini sudah tidak terliat keberadaan Kapal Ikan Asing di Laut Natuna Utara.(uds)

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA