Home Berita Utama Dekan FK UI Prof Ari Fahrial Sebut Komsumsi Jahe Tidak Bikin Tubuh...

Dekan FK UI Prof Ari Fahrial Sebut Komsumsi Jahe Tidak Bikin Tubuh Kebal dari Virus, Tapi!

Dekan FKUI Prof Ari Fahrial Syam. Foto Wikipedia

WARTAKEPRI.co.id, JAKARTA – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam mengatakan konsumsi herbal seperti jahe bukan berarti dapat menangkal virus corona atau Covid-19, melainkan hanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Dengan konsumsi herbal bukan berarti jadi kebal, melainkan hanya meningkatkan daya tahan tubuh,” ujar Ari di Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan herbal berbeda dengan vaksin, kalau vaksin bertujuan untuk kekebalan tubuh. Konsumsi herbal hanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, namun tidak spesifik.

” Kesannya yang sekarang terjadi di masyarakat, konsumsi herbal jadi kebal. Padahal bisa membuat kebal itu hanya vaksin,” tambah dia.

Ari juga meminta masyarakat tidak semata-mata menggantungkan dengan mengonsumsi herbal saja agar terhindar dari infeksi virus itu, melain turut memperhatikan aspek lainnya seperti istirahat yang cukup, olahraga teratur, dan mengonsumsi sayur dan buah-buahan.

Harga Jahe Naik Tembus Rp 150 Ribu

Pasokan jahe merah menipis di Pasar Metro Atom Pasar Baru, Jakarta Pusat, karena masyarakat menganggap bumbu masak itu ampuh menangkal virus corona (Covid-19).

“Ini masih ada, cuma ga banyak. Pelanggan ga bisa banyak milih-milih cuma ada yang di situ (keranjang) aja,” kata Karsih, salah satu pedagang yang masih memiliki stok jahe merah di Pasar Metro Atom Pasar Baru, Rabu.

Karsih mengatakan, biasanya satu keranjang jahe merah di lapaknya baru habis setelah dipasok lebih dari dua hari. Namun sejak beredar info bahwa jahe merah ampuh mencegah corona dan sejak diumumkannya dua WNI yang positif corona, tak perlu waktu sehari dagangan jahe merahnya ludes tak bersisa.

“Hari ini saya stok sebanyak 10 kilo, ya sisanya tinggal sedikit lagi ini. Sekilonya Rp 100.000 sekarang. Dari distributornya aja udah mahal jadi ga ambil untung mahal,” kata Karsih.

Karsih mengatakan, normalnya harga jahe merah di Pasar Metro Atom Pasar Baru berada di kisaran Rp50.000-Rp70.000, namun saat ini berada di kisaran Rp100.000-Rp150.000.

“Kemarin sih masih saya jual Rp 70.000, tapi hari ini semuanya jual seenggaknya jual Rp100.000-an,” kata Karsih. (*)

Sumber : Warta Ekonomi.co.id
Editor : Dedy Suwadha

#VirusCorona #Virus #Jahe

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL