WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau Apresiasi dengan Basarnas terkait penyelamatan terhadap Kapal bermuatan bubu penangkap Kepiting, KM Lintas Laut 3 tenggelam di Perairan Pulau Mapur, Kabupaten Bintan, Rabu (11/3/2020) sekira pukul 13.00 WIB.
Ketua DPD HNSI Kepri, Awang Herman mengatakan kesigapan Basarnas terkait penyelamatan nelayan Kepri patut diacungi jempol, dimana ke 7 awak kapal KM Lintas Laut 3 dapat diselamatkan.
“Tanggap cepat Basarnas sangat bagus,” ujarnya, Senin (16/3/2020).
Dimana kapal KM lintas laut 3 diterjang angin kencang dan ombak kuat sehingga membuat kapal tenggelam. Saat insiden, tujuh Anak Buah Kapal (ABK) dan seorang nahkoda, sempat berupaya menyelamatkan kapal. Namun, karena kapal terbalik dan langsung tenggelam, mereka terjun ke laut.
7 ABK Isak Doli (30), Jafersus Wetang (26) dan Danil (35), Junaidi (30), ABK Avis (25), ABK Miran (24) dan ABK Hamdan (35).
Dikatakannya Awang lagi, nelayan Kepri harus lebih waspada lagi, apalagi terkait angin kencang dan ombak kuat.
“Utamakan keselamatan, setiap kapal harus dilengkapi alat penyelamatan diri, seperti jaket pelampung,” tuturnya.
Diterangkannya, kita juga berharap kepada pemerintah provinsi Kepri dapat membantu terkait alat pelengkap penyelamatan, jadi setiap kapal ada alat penyelamatan.(*)
Tulisan : Vero Aditya






























