WartaKepri.co.id, Anambas – Pendistrusian bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 diwilayah Anambas sebanyak 200 bungkus, dimana dalam bungkusan tersebut ada gula, minyak goring, the, biscuit, saos dan kecap. Dimana pelaksanaannya dilaksanakan di lapangan Sulaiman Abdullah, Jl. Imam Bonjol, Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA).
Kapolres Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam mengatakan, pembagian sembako tersebut dilaksanakan dari jam 08.00 sampai 11.55 WIB, adapun sasaran penerimaan sembako tersebut adalah yatim piatu, buruh kasar, lansia, masyarakat kurang mampu atau miskin dan ojek.
Didalam kegiatan dihadiri Kompol Yudi Sukmayadi (Waka Polres KKA), Pelda Wamada Simare-mare (Danramil 02 Tarempa), serta diikuti oleh jajaran Polres KKA, TNI-AD, Dishub dan Satpol PP KKA.
Selain itu sebelum melaksanakan pembagian sembako juga dilaksanakan Apel Gabungan Penanganan Covid-19 Tingkat Kabupaten Anambas dan Pendistribusian Bantuan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Wilayah Kabupaten Anambas.
“Untuk rekan-rekan jaga kesehatan dengan meminum vitamin setiap hari dan mengatur waktu istirahat, Sekarang sudah banyak masyarakat yang sudah sadar untuk tidak keluar rumah, akantetapi masih ada juga sebagian kecil masyarakat yang keluar, untuk itu tetap kita laksanakan patroli rutin,”ujarnya kepada seluruh personel yang melaksankan apel.
Diungkapkannya, pihaknya juga tidak bosan-bosan memberikan himbauan edukasi kepada warga karena ini sangat penting untuk melakukan pencegahan dalam penanganan Covid-19 di wilayah Anambas guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Saat ini kita melaksanakan pendistribusian bantuan paket sembako untuk masyarakat sesuai sasaran yang nanti ditetapkan tersebut. Hal tersebut agar membantu meringankan kebutuhan hidup keluarga yang terdampak oleh pandemi Covid-19 di wilayah Anambas,” tuturnya.
Dalam mengantisipasi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan pemberian bantuan baik sembako, masker dan bantuan lainnya bagi masyarakat yang terkena dampak yang berada di wilayah perbatasan, dimana bantuan tersebut setidaknya dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang membutuhkan agar tetap berada dirumah dalam memutus rantai penyebaran Covid 19.(rama)






























